Klub dan Komunitas

    Cara Honda Sosialisasi Pentingnya Mobil Irit

    Ahmad Garuda - 01 Februari 2020 17:44 WIB
    Cara Honda Sosialisasi Pentingnya Mobil Irit
    Adu irit konsumsi bahan bakar masih jadi cara efektif yang dilakukan Honda untuk pertahankan Mobilio. HPM
    Bogor: Honda Mobilio memang bukan barang baru di jajaran produk yang diproduksi oleh PT Honda Prospect Motor (HPM) untuk pasar otomotif nasional. Namun mobil tersebut jadi salah satu jagoan mereka untuk segmen MPV lantaran memang dialokasikan untuk segmen gemuk.

    Namun gencarnya merek lain memberikan penyegaran di jajaran produk low MPV mereka seperti membuat pabrikan berlogo H tegak ini justru kian gencar mengkomunikasikan iritnya konsumsi bbm low MPV miliknya. Salah satu cara yang konsisten mereka lakukan adalah dengan menggelar 'Mobilio Joyful Weekend' seri kedua pada Sabtu (1/2/2020) dengan menempuh jarak 60 km dari Jakarta ke Taman Budaya Sentul, Bogor.

    Dalam kegiatan ini mereka melibatkan komunitas pengguna low MPV tersebut. Bukan hanya member komunitas yang diedukasi tentang pentingnya mengirit konsumsi bbm, namun juga anggota keluarganya. Bahkan jurnalis otomotif pun diajak serta merasakan iritnya konsumsi BBM mobil ini.

    Pada seri sebelumnya, terdapat 30 keluarga komunitas Honda Mobilio yang berasal dari komunitas Mobilio Community (MOBILITY) dan Mobilio Indonesia (MOI) beserta 15 awak media bersama keluarganya. Pada seri pertama, tercatat konsumsi bahan bakar terbaik mencapai hingga 28 km/liter yang diraih oleh Yulianto dari komunitas Mobilio Community (MOBILITY) yang sekaligus menjadikannya sebagai pemegang rekor terbaru.

    Cara Honda Sosialisasi Pentingnya Mobil Irit

    Pada seri kedua ini, Honda mengajak lebih banyak keluarga komunitas Mobilio, yakni 40 keluarga dari MOBILITY dan MOI beserta 20 awak media yang juga membawa keluarga mereka masing-masing. Mereka ditantang meraih konsumsi bahan bakar paling hemat yang akan dilihat dari tampilan layar MID (Multi Information Display) pada panel dashboard mobil tersebut.

    “Kami masih tetap konsisten mengkomunikasikan pentingnya kendaraan yang irit bahan bakar untuk beraktifitas sehari-hari. Lantaran ini akan berimbas terhadap pengeluaran untuk membeli bahan bakar setiap bulannya. Selain itu juga penting mengkomunikasikan soal kapasitas angkut, lalu sistem keamanan agar selamat di jalan,” ujar Communication Strategy Manager PT Honda Prospect Motor, Adhi Parama Sugarda.

    Jika dibandingkan dengan rivalnya seperti Toyota Avanza, Suzuki Ertiga atau beberapa low MPV lainnya yang cukup alot berebut ceruk pasar, Honda terkesan cukup percaya diri soal konsumsi bbm. Sayangnya dari catatan MID hari ini, para peserta tidak dapat menembus rekor teririt dari seri pertama. Hujan dan kemacetan panjang yang terjadi di beberapa titik tol jadi penyebabnya.

    Rekor teririt dari seri pertama adalah mencapai 28 km per liter. Namun rekor konsumsi bbm ini dicapai dengan ragam metode dan tentu bukan untuk ideal penggunaan sehari-hari. Lantaran sistem pendingin kabin dimatikan dan kecepatan mobil juga kadang berada di bawah ketentuan yang ada di jalan tol (60 km per jam dalam kondisi normal).

    Saat melakukan simulasi langsung dalam kondisi kemacetan, pendingin kabin aktif serta mengikuti ketentuan minimal kecepatan di jalur tol, konsumsi bbm yang terlihat di MID mobil ini masih busa mencapai 17 km per liter.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id