Jumlah Bengkel dengan Fasilitas Uji Emisi Belum Ideal

    M. Bagus Rachmanto - 23 Agustus 2019 09:20 WIB
    Jumlah Bengkel dengan Fasilitas Uji Emisi Belum Ideal
    Uji emisi mencegah polusi udara di Jakarta agar tidak semakin parah. Antara Foto/Adnan Nanda
    Jakarta: Ragam cara dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta guna mengurangi polusi udara di Jakarta yang dinilai cukup mengkhawatirkan. Diantaranya bakal mewajibkan uji emisi semua kendaraan yang beroperasi di ibu kota mulai tahun depan. Untuk mengakomodasi seluruh kendaraan, dibutuhkan 933 bengkel. 

    "Harapannya, supaya kendaraan bermotor yang beroperasi di Jakarta itu bukan termasuk kendaraan bermotor yang tidak lolos uji emisi, harus semuanya lolos uji emisi," kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Jakarta, Pusat, beberapa waktu lalu,

    Senada dengan Anies, pelaksana tugas (plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Andono mengatakan uji emisi memang akan mewajibkan itu. Tapi, untuk bisa mengimplementasikan secara penuh harus menyiapkan dulu alat-alatnya, bengkel atau pelaksananya.

    Menurut dia, uji emisi akan mulai dilakukan 2020. Untuk sementara, uji emisi hanya berlaku untuk roda empat. 

    "Jadi, kisarannya ada 7 juta kendaraan dalam setahun. Kita sudah survei ke bengkel-bengkel, sehari bisa memberikan layanan uji emisi per bengkel 25 pengujian atau mobil. Maka kami butuh 933 bengkel" ujar dia.
     
    Saat ini, baru 155 bengkel yang bersedia dan memiliki alat untuk uji emisi. Untuk menyiasatinya, Pemprov DKI bakal meminta bengkel otomotif yang beroperasi di Jakarta untuk menyediakan layanan uji emisi melalui perizinan usahanya.
     
    "Nanti masyarakat yang mengajukan izin usaha bengkel maka diminta untuk menyediakan alat uji emisi," ujar dia.
     



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id