Trik Aman Mengganti Pelek Mobil Aftermarket yang Lebih Besar

    M. Bagus Rachmanto - 15 November 2019 08:58 WIB
    Trik Aman Mengganti Pelek Mobil Aftermarket yang Lebih Besar
    Mengganti pelek mobil yang lebih besar disarankan hanya naik hingga dua inci. Hyundai
    Jakarta: Sebelum mengganti pelek mobil standar bawaan pabrikan dengan pelek aftermarket, ada baiknya Anda memilih offset yang pas. Tujuannya agar pelek baru yang dipasang nyaman dan aman saat digunakan, serta tidak merusak komponen yang lain, terutama bagian kaki-kaki.
     
    Kepala bengkel Autopit di daerah Kalimalang, Jakarta Timur menjelaskan, offset ialah jarak penampang dengan bagian tengah pelek, atau ukuran permukaan tengah pelek (menjorok ke dalam atau ke luar).
     
    Lebih lanjut Mus menjelaskan, ukuran offset pada pelek biasanya ditunjukan dengan tanda positif (+), negatif (-) dan juga Nol. Contoh, pelek 19 x 8J ET40 dan PCD 4/114.3, artinya diameter lingkar pelek 19 inci, lebar 8 inci, ukuran offset +38 mm (offset positif), dengan 4 baut dan PCD 114.3 mm.

    Mus mengingatkan, jika ingin mengganti pelek sebaiknya pilih yang offset-nya sesuai dengan ukuran yang sesuai standar pabrikan. Pemasangan pelek dengan offset yang tidak sesuai berefek pada posisi pelek dan as roda yang tidak seimbang. Hal ini juga bisa berpengaruh terhadap keselamatan dan kenyaman berkendara, terutama ketika mobil melintasi jalan rusak atau tikungan.

    Pilih pelek mobil dengan ukuran offset sesuai standar pabrikan agar komponen kaki-kaki lebih awet. WheelPros

    "Kesalahan dalam pemilihan ukuran offset juga bisa menyebabkan terjadinya gesekan antara fender dengan ban, atau gesekan dengan mangkuk shockbreaker. Hal itu membahayakan," kata Mus kepada Medcom.id di Jakarta, beberapa waktu lalu.
     
    Menurut situs resmi Hyundai, alasan di balik batasan tersebut demi menjaga komponen lain seperti as roda dan bearing tetap awet. Ketika pelek melebihi ukuran standar, otomatis kerja putaran as roda menjadi berat dan juga beban yang ditanggung bearing yang menahan roda juga tinggi.

    Selain masalah tersebut, masih ada alasan mendasar lain, yaitu segi keselamatan. Pelek yang berukuran lebih besar dipastikan punya langkah yang lebih cepat dan jauh. Putaran itu tak akan bisa terkontrol oleh sistem pengereman yang dirancang untuk ukuran di bawah diameter pelek aftermarket tadi.
     
    Segi keselamatan lainnya, menjaga kondisi ban agar tetap awet. Jika ganti pelek yang diameter lebih besar dari aturan 2 inci, saat suspensi berayun, ban pasti mentok ke fender. Selain itu juga menjaga tampilan mobil agar tetap rapi, karena umumnya pelek yang berdiameter besar dari aturan, punya offset yang menonjol dari bodi mobil.

    Alangkah baiknya ketika Anda memilih atau membeli pelek aftermarket, pertimbangkan dan utamakan faktor keselamatan maupun kenyamanan berkendara, jangan hanya sekadar memikirkan tampilan luarnya saja



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id