Mau Beli Mobil Baru? Gini Proses Pembeliannya

    Ekawan Raharja - 04 Desember 2019 15:49 WIB
    Mau Beli Mobil Baru? Gini Proses Pembeliannya
    Jangan lupa perhatikan alur proses pembelian mobil baru, mulai dari serah terima unit sampai mendapatkan BPKB. Mitsubishi
    Jakarta: Akhir tahun dan pameran otomotif menjadi ajang yang tepat bagi banyak kalangan masyarakat untuk membeli mobil baru. Tentu saja konsumen pembeli mobil baru harus mengetahui alur dan bisa memperkirakan waktu kedatangan mobil agar bisa digunakan tepat waktu.

    Head of Public Relation Section PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Jerry Amran, bercerita ketika membeli mobil sebaiknya konsumen mengetahui alur pembelian mobilnya. Karena ini juga berpengaruh terhadap waktu penerimaan mobil dan rampungnya surat-surat yang dibutuhkan.

    "Kalau soal unit, konsumen bisa membeli tunai atau kredit. Biasanya jika tidak ada inden, setelah kredit disetujui atau pembayaran dilakukan, unit akan dikirim sekitar 3-4 hari," ungkap Jerry Amran Rabu (4/12/2019) kepada Medcom.id.

    Setelah unit diterima, konsumen terlebih dahulu menunggu Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dengan estimasi pembuatan sekitar 1-1,5 bulan. Kemudian untuk Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), konsumen akan mendapatkan dengan waktu estimasi sekitar 6 bulan kemudian.

    "Waktu itu juga tergantung kondisi dari kepolisian, bisa juga lebih lama kalau pembuatan STNK atau BPKB sedang tinggi. Tapi kalau normal biasanya waktunya kurang lebih segitu (STNK 1-1,5 bulan dan BPKB 6 bulan)," sambungnya.

    Kemudian untuk pengambilan surat-surat, baik STNK dan BPKB, biasanya tergantung dengan kebijakan dealer masing-masing. Ada dealer mempersilahkan konsumen untuk mengambil surat-surat di dealer tempat dia membeli mobil, dan ada juga dealer meminta konsumen mengambil surat-surat mobil di head office dealer.

    "Biasanya dealer akan menyuruh konsumen ambil surat-surat, khususnya BPKB, ke head office karena ini termasuk ke dalam surat-surat berharga. Ini demi keamanan, jadi dealer meminta untuk konsumen langsung datang ke head office mengambil surat-surat. Tetapi jika sudah percaya kepada sales untuk minta diantarkan, bisa saja juga dilakukan. Semua tergantung dengan kesepakatan saja." terangnya.

    Kejadian soal pengantaran BPKB ini juga sudah dialami oleh seorang karyawan swasta, Margie, yang membeli Mitsubishi Xpander di dealer Cileungsi Bogor. Dia diharuskan untuk mengambil BPKB ke kantor pusat dealer yang berlokasi di Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur. "Dikabari oleh mereka, harus ambil ke kantor pusat karena alasan keamanan," cerita Margie kepada Medcom.id.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id