Hino Dutro Hybrid Menyelinap di IEMS 2019

    Ekawan Raharja - 05 September 2019 10:30 WIB
    Hino Dutro Hybrid Menyelinap di IEMS 2019
    Hino Dutro Hybrid di IEMS 2019. Hino

    Jakarta: Indonesia Elektrik Motor Show (IEMS) 2019 hadir menampilkan sejumlah kendaraan penumpang dan sepeda motor yang ditenagai oleh tenaga listrik. Disela-sela itu, ternyata terdapat sebuah truk milik Hino yang mengusung teknologi hybrid.

    Presiden Direktur PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), Hiroo Kayanoki, menjelaskan Hino Hybrid menggunakan diesel electric hybrid system dengan kelebihan emisi gas buang yang lebih bersih dan dapat menurunkan konsumsi bahan bakar karena sistem hybrid bekerja disaat penurunan akselerasi atau keadaan “idle”. Di saat idle, baterai yang akan menjadi sumber energinya, sehingga pemakaian bahan bakar menjadi lebih hemat karena saling melengkapi antara bahan bakar solar dan tenaga baterai. Hino Dutro Hybrid menggunakan diesel electric hybrid system yang diklaim dapat menghemat konsumsi bahan bakar dengan angka 13,6 kilometer per liter. 


    “Kendaraan Hino dengan teknologi hybrid dapat digerakan dengan tenaga listrik dan biodiesel sehingga lebih ramah lingkungan dan juga irit bahan bakar. Sehingga truk ini cocok digunakan di Indonesia saat ini, menjelang era peralihan kendaraan bermesin diesel ke kendaraan bertenaga listrik setelah penandatangan Perpres kendaraan listrik oleh Presiden Jokowi," ungkap Hiroo Kayanoki di sela-sela IEMS 2019.

    Hino Dutro Hybrid menggunakan mesin 4 langkah segaris turbocharger intercooler NO4C fan kombinasi HV motor. Tenaga yang dihasilkan 148 daya kuda pada 2.500 rpm dengan torsi puncak 411,8 Nm pada 1.400 rpm.

    Tenaga dari mesin Hino Dutro Hybrid disalurkan ke roda melalui transmisi AMT 6-percepatan. Baterainya berjenis NiMH yang diklaim memberikan keunggulan saat akselerasi, dibantu sistem PCU (Power Control Unit) yang merupakan gabungan ECU, inverter, dan baterai.

    Selain itu, mesin konvensional di Dutro hybrid ini juga bisa menggunakan biodisel seperti program pemerintah. Mesin ini diklaim sudah siap untuk B30 di awal 2020 dan targetnya bisa B50 di akhir 2020.

    “Kendaraan Hino Hybrid sangat kompatibel di Indonesia dengan pengoperasian stop and go untuk distribusi barang–barang atau bisnis kargo dan bus transportasi massal. Tidak membutuhkan infrastruktur tambahan seperti stasiun pengisian daya,” ungkap Direktur Penjualan dan Promosi HMSI, Santiko Wardoyo.

     





    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id