Komponen Otomotif

    Pirelli Punya Ban yang Bisa Menyesuaikan dengan Suhu Lingkungan

    Ekawan Raharja - 02 Juni 2020 18:26 WIB
    Pirelli Punya Ban yang Bisa Menyesuaikan dengan Suhu Lingkungan
    Pirelli Cinturato P7 diklaim memiliki senyawa khusus yang dapat menyesuaikan dengan suhu dari luar. Pirelli
    Italia: Pirelli terus melakukan inovasi teknologi di sektor ban. Bahkan kini mereka sudah memiliki ban yang bisa menyesuaikan kondisi karetnya dengan suhu di lingkungannya.
     
    Baru-baru ini, produsen ban kenamaan ini merilis Cinturato P7  untuk kebutuhan touring. Ban ini diklaim sangat cocok untuk melintasi jalan basah maupun kering.
     
    Si donat karet ini diklaim memiliki senyawa khusus yang dapat menyesuaikan dengan suhu dari luar. Dengan menggunakan material silikon dan polimer, bahan ini akan memberikan traksi ke jalan kecepatan tinggi, serta mobil lebih efisien ketika pengereman.
     
    Di kawasan Eropa yang memiliki empat musim, memiliki perbedaan suhu yang cukup signifikan. Perubahan suhu tentu akan berpengaruh terhadap efek karet dan akhirnya melatar belakangi Pirelli mengembangkan ban ini.
     
    Cinturato P7 ini memiliki tapak pola simetris dan ulirnya di desain khusus dapat mengalirkan air dengan baik, sehingga meminimalisir terjadinya aquaplaning saat jalan basah. Ketika melibas jalanan kering, pola tapak ini lebih senyap ketimbang directional sehingga nyaman digunakan.
     
    Teknologi Runflat dan Sealinside juga diterapkan sebagai standar ban ini, kegunaannya adalah sidewall akan menahan ban kempes walau kekurangan tekanan angin saat terkena paku. Walaupun sudah tertusuk paku, ketika paku dilepas maka material akan segera menutup lubang dan angin tidak keluar.
     
    Cinturato P7 tersedia dalam berbagai lebar, mulai dari 205 hingga 275 mm, dengan ketebalan 40 hingga 60. Lalu kecepatan maksimal yang dapat ditahan oleh ban ini adalah 210 sampai 300 kilometer per jam sesuai ukurannya. Sementara ukuran pelek tersedia minimal 18 inci hingga lebih besar.
     
    Debutnya akan dimulai pada musim panas tahun ini dan dipasarkan ke Eropa dan Asia. Kira-kira kapan ban ini akan masuk ke Indonesia?

    (UDA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id