Industri Otomotif

    Kekurangan Cip Semikonduktor, Inden Mercedes-Benz Sampai 4 Bulan

    Ekawan Raharja - 23 Juli 2021 14:00 WIB
    Kekurangan Cip Semikonduktor, Inden Mercedes-Benz Sampai 4 Bulan
    Ilustrasi. Mercedes-Benz



    Jakarta: Kasus kelangkaan cip masih menjadi salah satu permasalahan global dan hingga sekarang ini menjadi masalah masalah bagi sektor industri otomotif. Efek yang ditinggalkan dengan kekurangan pasokan cip semikonduktor ini adalah proses produksi terganggu.
     
    Mercedes-Benz mengakui kurangnya pasokan komponen kecil tersebut berpengaruh terhadap proses produksi di global, sehingga pasokan mobil ke Indonesia berkurang. Efeknya, inden atau pemesanan mobil konsumen menjadi lebih panjang.
     
    Deputy Director Sales Operation and Product Management PT Mercedes Benz Distribution Indonesia (MBDI), Karyanto Hardjosoemarto, merinci untuk mobil-mobil yang dirakit di Indonesia tidak mengalami masalah produksi. Sedangkan untuk model-model CBU akan mengalami keterlambatan pasokan untuk sampai di Indonesia.
     
    "Dari pengalaman, ada yang keterlambatannya sampai 3 bulan, dan ada satu model yang sampai 4 bulan. Kami terus berkoordinasi dengan headquarter untuk terus memonitor perkembangannya," ungkap Karyanto Kamis (22-7-2021) melalui jumpa pers virtual.
     
    Dia bahkan merinci untuk yang mengalami keterlambatan ini adalah model-model yang niche, atau model-model yang dipesan secara khusus. Sehingga untuk jumlahnya tidak banyak.

    Halaman Selanjutnya
      "Tetap tetap karena ini…


    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id