Industri Otomotif

    Wabah Korona di Tiongkok Hambat Pasokan Mobil di Pasar Global

    M. Bagus Rachmanto - 09 Februari 2020 15:59 WIB
    Wabah Korona di Tiongkok Hambat Pasokan Mobil di Pasar Global
    Efek negatif penyebaran virus ini berdampak pada pasokan mobil di pasar global. Carscoops
    Beijing: Gangguan pasokan diperkirakan terjadi di tengah upaya Tiongkok mengambil langkah untuk menekan persebaran wabah virus korona yang sedang berlangsung. Meski aksi yang dilakukan otoritas Tiongkok bisa berdampak positif dari sisi menekan virus itu, namun ada efek negatif yakni dari sisi manufaktur.

    Salah satu efek negatif penyebaran virus ini berdampak pada pasokan mobil di pasar global, dan penurunan penjualan mobil di Tiongkok. 

    Sialnya, sebelum virus corana menyebar, penjualan mobil di Tiongkok telah turun selama dua tahun berturut-turut karena ekonomi yang melambat, dan hilangnya insentif pajak untuk mobil listrik. Ditambah lagi adanya penutupan sementara pabrik-pabrik besar yang berlangsung selama sepekan ke depan, sebagai upaya pemerintah menekan penyebaran virus tersebut.

    Seperti diberitakan Carscoops, S&P Global Ratings memperikrakan wabah ini akan memaksa produsen mobil di seluruh Asia untuk memangkas produksi sekitar 15 persen pada kuartal pertama. Terutama produsen mobil yang memiliki pabrik di Wuhan, sebagai pusat virus, seperti General Motors, Nissan, Renault, Honda dan PSA Group. Termasuk di beberapa kota atau provinsi lainnya seperti Hubei, yang menyumbang sekitar 9 persen dari total produksi mobil.

    Volkswagen juga disebut terkena dampak, lantaran 24 pabriknya yang memproduksi mobil dan suku cadang beroperasi di Tiongkok. Tiongkok menyumbang tidak kurang dari 40 persen produksi mobil di pasar global. 

    Meski demikian, untuk saat ini para produsen mobil mengatakan, bahwa jadwal pengiriman mobil kepada pelanggan masih belum berubah, dan jalur produksi masih sesuai rencana ketika pabrik mulai dibuka dan kembali beroperasi.

    Ketika krisis berlanjut, kemungkinan besar kemungkinan rantai pasokan mobil global akan rusak. Pemasok otomotif besar seperti Bosch, Schaeffler, ZF Friedrichshafen, Faurecia, dan Valeo semuanya memiliki operasi yang signifikan di Tiongkok. Awal pekan ini, Hyundai membuat keputusan mengejutkan dengan menunda produksi di pabrik-pabriknya yang ada di Korea Selatan, karena pasokan suku cadangnya dari Tiongkok terhambat.

    "Bahkan industri kecil yang bahan bakunya dipasok dan bergantung dari Tiongkok hampir pasti akan kena imbasnya. Ini hanya membuat kemacetan dalam produksi satu komponen bernilai rendah, tetapi yang lebih penting, menjaga produksi hilir bernilai lebih tinggi tidak berhenti," kata Ekonom Global Capital Economics, Simon MacAdam. 



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id