Industri Otomotif

    Menperin Minta Industri Otomotif Ikutin Tren Dunia

    Ekawan Raharja - 03 Maret 2021 14:00 WIB
    Menperin Minta Industri Otomotif Ikutin Tren Dunia
    Ilustrasi. Toyota



    Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meminta kepada industri otomotif untuk berbenah dan bersiap meningkatkan kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan kendaraan di masa depan. Bahkan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, meminta industri otomotif mengikuti tren otomotif dunia.
     
    Lebih spesifik disebutkan, pemerintah sekarang ini terus mendorong pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai (KBL-BB) di tanah air. Langkah tersebut diambil guna menyongsong tren industri otomotif global dan turut serta mendukung kampanye dunia untuk mengurangi emisi karbon dan penghematan bahan bakar berbasis fosil, di samping menumbuhkan industri nasional.
     
    “Indonesia memiliki peluang dan potensi besar dalam pengembangan kendaraan listrik. Hal ini didukung dengan tingkat kepemilikan kendaraan roda empat yang masih relatif rendah, serta kesiapan untuk membentuk ekosistem kendaraan listrik dengan penyiapan infrastruktur yang sudah mulai bergerak,” kata Agus Gumiwang Kartasasmita melalui situs resmi Kemenperin.
     
    Agus menyampaikan, mau tidak mau dunia akan mengarah pada fuel economy yang berbasis pengurangan emisi karbon, sehingga secara bertahap Pemerintah menyiapkan regulasi terkait kendaraan listrik. Regulasi yang dimaksud antara lain, Peraturan Presiden (Perpres) 55 tahun 2019 tentang percepatan KBL-BB untuk transportasi jalan. Guna mendukung pengembangan KBL-BB, Kemenperin juga telah menyusun peta jalan industri otomotif secara keseluruhan, termasuk didalamnya terkait kendaraan bermotor listrik.
     
    Peta jalan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian nomor 27 tahun 2020 tentang Spesifikasi, Peta Jalan Pengembangan, dan Ketentuan Penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle). Di dalam peraturan tersebut, Pemerintah menargetkan 20 persen dari total unit kendaraan roda empat atau lebih merupakan Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) pada tahun 2025, termasuk KBL-BB.



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id