Dua Mobil Listrik Nissan Siap Mengaspal 2020

    Ekawan Raharja - 04 September 2019 17:30 WIB
    Dua Mobil Listrik Nissan Siap Mengaspal 2020
    Nissan janjikan dua mobil listrik hadir di Indonesia pada 2020. Nissan
    Jakarta: Nissan tampaknya sudah siap untuk memulai babak baru otomotif Indonesia dengan menghadirkan mobil listrik. Rencananya, merek asal Jepang ini akan meluncurkan pada 2020.

    President Director PT Nissan Motor Indonesia, Isao Sekiguchi menjelaskan akan mulai memasarkan mobil listrik Nissan pada 2020. Nantinya dipastikan, pasar Indonesia akan mendapatkan pilihan Nissan Leaf dan satu mobil lainnya yang berteknologi e-Power.

    "Kami akan hadirkan keduanya di 2020, namun jelas akan berbeda bulannya," jawab singkat Isao Sekiguchi Rabu (4/9/2019) di Indonesia Elektrik Motor Show (IEMS) 2019.

    Namun sebelum kedua mobil ini hadir di Indonesia, saudaranya Mitsubishi dan Renault menampilkan Leaf dan Note e-Power di IEMS 2019 pada 4-5 September 2019 di Balai Kartini Jakarta. Selain itu, pengunjung pameran juga bisa melakukan test drive kedua mobil tersebut dengan mengitari area Balai Kartini.

    Dua Mobil Listrik Nissan Siap Mengaspal 2020

    Sejalan dengan visi Nissan Intelligent Mobility untuk mengubah cara orang hidup dan berkendara, kedua kendaraan ini mendemonstrasikan kemampuan Nissan dalam mobilitas listrik yang telah dikembangkan selama lebih dari 70 tahun. “Kami telah menjual lebih dari 400 ribu kendaraan listrik di 51 pasar di seluruh dunia, dan kami membawa pengalaman ini untuk membantu mempercepat penerapan kendaraan listrik di Indonesia,” tutur lanjut bos Nissan Indonesia.

    ”Kendaraan listrik dapat membantu mengurangi polusi udara dan suara, serta ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Manfaatnya tidak hanya untuk masyarakat saat ini, tetapi juga untuk generasi selanjutnya di masa depan," lanjutnya.

    Selain mempersiapkan dengan memperkenalkan kepada masyarakat, Nissan mempersiapkan kehadiran mobil listriknya dengan berkoordinasi dengan berbagai pihak. Menurutnya untuk ekosistem kendaraan listrik bisa hanya dilakukan seorang diri saja, dan membutuhkan bantuan dari berbagai pihak.

    Penelitian Frost & Sullivan menunjukkan empat dari sepuluh pelanggan di Indonesia (41 persen) terbuka terhadap kemungkinan membeli kendaraan listrik sebagai mobil mereka berikutnya. Namun, penggunaan kendaraan listrik secara luas masih terhalang oleh ketersediaan stasiun pengisian daya dan kesalahpahaman tentang keamanan, keandalan, dan jarak tempuh mobil listrik.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id