Olimpiade 2020 Sepakat Ditunda Setahun

    Kautsar Halim - 24 Maret 2020 19:58 WIB
    Olimpiade 2020 Sepakat Ditunda Setahun
    Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe. (CHARLY TRIBALLEAU, Dale DE LA REY / POOL / AFP)
    Tokyo: Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe sudah meminta agar Olimpiade 2020 Tokyo ditunda selama setahun. Dan, itu disetujui saat  rapat via telepon dengan Ketua Panitia Penyelenggara Olimpiade 2020 Yoshio Mori dan presiden IOC Thomas Bach.

    "Kami menanyakan pada Bach untuk mempertimbangkan penundaan selama satu tahun agar nantinya semua atlet bisa bermain pada kondisi terbaik, dan memastikan agenda ini bisa berlangsung dengan aman bagi penonton. Presiden Bach mengatakan bahwa ia setuju 100 persen," kata Abe kepada wartawan seperti dikutip Reuters, Selasa (24/3/2020).

    Apa yang dilakukan Abe merupakan tindak lanjut dari permintaan para negara anggota IOC dan melihat perkembangan pandemi covid-19. Bahkan, Nick Pound selaku anggota IOC telah mengumumkan penundaan Olimpiade pada sehari sebelumnya atau Senin 23 Maret. 

    "Penundaan event telah diputuskan berdasarkan informasi IOC. Belum jelas hingga kapan, tapi yang pasti tidak akan dimulai pada 24 Juli. Itu saja yang saya tahu," kata Pound.

    Sekadar informasi, pada Minggu 22 Maret lalu, IOC minta tenggat waktu selama empat pekan untuk memikirkan keputusan terbaik atas jadwal Olimpiade yang terganggu karena pandemi virus korona. Kemudian, panitia penyelenggara di Jepang masih bersikukuh bahwa event empat tahunan itu bisa bergulir seusai jadwal, yakni pada 24 Juli hingga 9 Agustus.

    Sejumlah negara anggota IOC seperti Inggris, Kanada dan Australia langsung dikabarkan keberatan dengan respons panitia penyelenggara. Mereka bahkan mengancam tidak akan mengirim kontingennya apabila Olimpiade tetap terselenggara pada musim panas ini.

    Menurut agensi pemberitaan Kyodo, pembicaraan soal agenda baru Olimpiade Tokyo juga akan dibicarakan lebih lanjut oleh Abe dan presiden Amerika Serikat Donald Trump lewat telepon pada Rabu 25 Maret. Namun, keputusannya tetap ada di tangan IOC.

    Pandemi covid-19 makin meluas di seluruh dunia. Terhitung hingga kini, sudah ada 400.000 kasus yang ditemui dan 17.000 di antaranya berakhir dengan kematian. 



    (KAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id