Renang Ajukan Dispensasi Gelar Pelatnas

    Rendy Renuki H - 15 Mei 2020 10:30 WIB
    Renang Ajukan Dispensasi Gelar Pelatnas
    Perlombaan renang Asian Games 2018 lalu di Stadion Akuatik GBK (Dok. Medcom.id)
    Jakarta: Cabang olahraga renang di bawah naungan Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) mengajukan dispensasi menggelar Pelatnas. Pasalnya persiapan Pelatnas renang tak bisa dilakukan secara daring.

    Saat ini cabor renang kesulitan menggelar Pelatnas karena peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pelatih renang Indonesia, David Armandoni, mengakui para atletnya sulit menjaga kondisi jika tidak langsung terjun ke kolam.

    "Kami kesulitan latihan renang karena tak ada kolam. Kalau memungkinkan apakah bisa dibuat protokol khusus untuk renang," kata David saat seminar daring atlet dan tim Pelatnas bersama Menpora Zainudin Amali, Kamis 14 Mei.

    "Sehingga kami bisa berlatih kembali. Sebab tak mungkin kami latihan lewat Zoom (aplikasi webinar). Kami harus menyentuh air," sambung David.

    Usulan dispensasi tersebut pun mendapatkan lampu hijau dari Menpora. Zainudin pun menyarankan PRSI segera mengajukan permohonan rekomendasi menggelar Pelatnas kepada Kemenpora.

    "Silakan masukkan permohonan dengan disertai permintaan tentang latihan dan perencanaan-perencanaannya. Ini penting supaya kami bisa lihat benar-benar terjaga atau tidak. Jika tidak, ya tak akan diizinkan oleh gugus tugas," tutur Menpora.

    Namun, Zainudin menegaskan PRSI harus mematuhi protokol keamanan, jika telah mendapatkan rekomendasi. Protokol tersebut yakni tidak melakukan aktifitas lain saat menggelar Pelatnas.

    "Memang kita tahu di kolam renang virus tak akan masuk karena ada komposisi kimia di air sehingga menetralisir air dan saya kira itu aman. Tapi aman yang kami maksud adalah bukan hanya di air, tapi ketika si atlet datang, kemudian ke loker atau kamar mandi dan sebagainya juga," ungkap Menpora.

    "Jika itu bisa dipatuhi seperti di luar negeri misalnya atlet datang sudah dengan pakaian renangnya, masuk air, dan tak mampir kemana-mana termasuk ke loker. Mungkin PRSI bisa membuat surat ke Kemenpora. Sama seperti angkat besi dan bulu tangkis," pungkasnya.



    (RIZ)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id