Asian Track Championship 2019

16 Negara Siap Bersaing di Asian Track Championship 2019

Antara - 08 Januari 2019 01:35 wib
Tim balap sepeda Korea Selatan (kostum putih) tengah berlatih
Tim balap sepeda Korea Selatan (kostum putih) tengah berlatih jelang tampil di Asian Track Championship 2019 di Jakarta International Velodrome. (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Pembalap top Asia setidaknya memiliki dua target di Asian Track Championship 2019. Selain berlomba jadi juara, mereka juga berjuang mengumpulkan poin untuk bisa tampil di Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang. Indonesia akan diperkuat peraih medali emas Asian Para Games 2018, M. Fadli.

Jakarta:
Indonesia akan jadi tuan rumah kejuaraan balap sepeda Asia atau Asian Track Championship 2019 (ATC) pada 8 - 13 Januari. Di ajang ini, atlet-atlet Indonesia akan bersaing dengan pembalap top dari 15 negara Asia.

ACT 2019 menjanjikan persaingan yang menarik dan kompetitif. Selain bersaing menjadi juara, para pembalap juga akan berlomba untuk mengumpulkan poin demi bisa tampil di ajang Olimpiade 2020.

Untuk itu, ajang yang akan digelar Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, diikuti oleh banyak atlet dari 16 negara Asia, termasuk Indonesia. Bahkan jumlah pesertanya melebihi target yang dipatok panitia.
 

Baca: Indonesia Bakal Turunkan Atlet Muda di SEA Games


"Jumlah peserta ada peningkatan. Dari target awal kami sebanyak 255 peserta, sekarang menjadi 297 peserta," kata Ketua Panitia Penyelenggara ATC 2019 Parama Nugroho di Velodrome.

Dengan adanya penambahan jumlah tersebut, dia menuturkan, maka pihaknya juga harus melakukan penambahan akomodasi, salah satunya, yaitu hotel. Panitia yang tadinya menyiapkan satu hotel, kini menambah jadi dua hotel untuk menampung para peserta.
 

Baca juga: Antusiasme Lorenzo Sambut Tantangan Baru


"Jumlah peserta meningkat itu karena ATC 2019 bisa untuk mengumpulkan poin menuju Olimpiade 2020 di Tokyo. Semua atlet pasti akan berjuang keras dalam kejuaraan ini," ungkap Parama.

Dari Indonesia, atlet-atlet andalan tuan rumah juga antusias menyambut ajang ini. Salah satu atlet andalan Indonesia yang juga akan berjuang mengumpulkan poin untuk tampil di Olimpiade adalah peraih medali emas Asian Para Games 2018, Mohammad Fadli Immamuddin. Ia akan turun di nomor yang jadi spesialisasinya, yakni Individual Pursuit 4.000m dan Sprint Team 750m.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Persija Datangkan Bruno Matos



(ACF)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.