Panpel ATC 2019 Siapkan Strategi Khusus untuk Tarik Minat Pengunjung

Kautsar Halim - 09 Januari 2019 09:39 wib
Ketua Panpel ATC 2019, Parama Nugroho (tengah). (Foto:
Ketua Panpel ATC 2019, Parama Nugroho (tengah). (Foto: medcom.id/Kautsar Halim)

Penyelenggara Asian Track Championship siap memberikan hiburan kepada penonton. Salah satunya dengan mempersiapkan aneka makanan dan toko merchandise di sekitar venue.

Jakarta: Indonesia akan menjadi tuan rumah event balap sepeda bergengsi Asian Track Championship selama enam hari (8-13 Januari 2019). Semua pertandingannya akan berlangsung di Jakarta International Velodrome (JIV), Rawamangun, Jakarta Timur.

Para pembalap sepeda trek terbaik Asia dipastikan ikut berlomba di ATC, tak terkecuali juara dunia 2017 nomor keirin dari Malaysia, Mohd. Azizulhasmi Awang.  Itu terjadi karena ATC memang event terbaik untuk menabung poin menuju Olimpiade 2020 Tokyo.
Saking bergengsinya event, tentu bakal mubazir jika dilewatkan begitu saja oleh masyarakat Indonesia yang menjadi tuan rumah. Oleh karena itu, panitia pelaksana (panpel) sudah menyiapkan strategi khusus agar ATC 2019 ramah dan menyenangkan untuk disaksikan. 

Ketua Panpel ATC 2019, Parama Nugroho memaparkan, pihaknya hanya mematok harga tiket masuk sebesar Rp50 ribu per orang. Tiket tersebut bisa dibeli secara online maupun di venue pertandingan dengan kuota 3.000 lembar per hari.

Baca: ATC 2019 Dibuka dengan Tari Saman

"Sementara ini, untuk harga tiket Rp50 ribu akan diberlakukan tiap hari karena kami ingin melihat respons pengunjung. Jika ramai, rencananya bisa kami naikkan (harganya) kalau nanti ramai penonton," kata Parama kepada medcom.id seusai seremoni pembukaan ATC 2019, Selasa 8 Januari.

Parama melanjutkan, dirinya tidak memungkiri jika salah satu kendala menonton langsung di JIV adalah minim fasilitas hiburan penunjang, misalnya ketersediaan kantin, booth merchandise atau penyelenggaraan event lain di luar lomba. Tapi, itu bisa teratasi di ajang ATC 2019.

"Saya harap event ini (ATC) bisa menarik pengunjung yang lebih banyak lagi. Kami sudah bekerjasama dengan penyedia jajanan foodtruck, penjual merchandise serta event Jakarta Night Run yang terselenggara rutin seminggu sekali tiap Jumat malam," tutup Parama.

Video: PBSI akan Tingkatkan Fasilitas Pelatnas


(ASM)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.