Wabah Virus Korona

    Menpora Sebut Persiapan PON 2020 Terhambat Akibat Korona

    Antara - 07 April 2020 21:56 WIB
    Menpora Sebut Persiapan PON 2020 Terhambat Akibat Korona
    Menpora saat meninjau persiapan PON 2020-Foto: Istimewa
    Akibat pandemi COVID-19 yang tak kunjung mereda, pembangunan venue tersebut diakui Menpora sangat terdampak dan terlambat. 

    Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, mengatakan persiapan PON 2020 Papua yang dijadwalkan digelar pada 20 Oktober hingga 2 November terhambat akibat pandemi virus korona atau COVID-19 yang melanda Tanah Air.

    "Sampai saat ini walaupun kegiatannya melambat, tapi laporan yang kami dapatkan tetap ada kegiatan tapi sudah sangat melambat," ujar Zainudin saat melakukan telekonferensi pers di Jakarta, Selasa 7 April 2020.

    Ada empat arena olahraga yang sedang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk PON Papua di Kabupaten Jayapura, yakni Stadion Akuatik, Istora Papua Bangkit, venue kriket, dan lapangan hoki.

    Per 26 Maret 2020, progres pembangunan Istora Papua Bangkit mencapai 82,95 persen, Stadion Akuatik mencapai 80,87 persen, sedangkan arena kriket dan lapangan hoki mencapai 92,14 persen. Venue tersebut ditargetkan selesai pada Juni hingga Juli mendatang.

    Namun, akibat pandemi COVID-19 yang tak kunjung mereda, pembangunan venue tersebut diakui Menpora sangat terdampak dan terlambat. Bahkan, tak hanya venue, Zainudin yang sudah melakukan rapat virtual bersama Ketua Umum KONI Pusat dan KONI daerah juga menyampaikan bahwa pandemi virus korona telah membuat sebagian atlet menjalani tidak fokus dalam menjalani latihan.

    "Ketum KONI menyampaikan memang benar dengan kondisi Pelatda Mandiri tentu tidak maksimal untuk prestasi hingga jadi pertimbangan untuk minta ditunda. Tetapi kita harus memperkuat alasan penundaan kalau itu jadi pilihan," ucap Menpora.

    Kondisi tersebut, lanjutnya, akan menjadi data dan informasi Menpora untuk kemudian disampaikan kepada Presiden Joko Widodo dalam rapat kabinet membahas nasib pelaksanaan PON Papua. Sebab, presiden yang nantinya akan memutuskan penyelenggaraan PON tersebut.

    "Kami sedang mengumpulkan informasi yang akan kita tuangkan dalam rapat kabinet dalam waktu dekat. Saya berharap bisa pekan ini," katanya.

    Video: Persija Siap Ikuti Kebijakan Pemberian Gaji 25 Persen Dari Perjanjian




    (RIZ)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id