• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

AFF Futsal 2018

Malaysia Lolos ke Final dengan Permainan yang Membosankan

Ahmad Mustaqim - 09 November 2018 23:48 wib
Pelatih Futsal Vietnam  Miguel Jose Rodrigo Conce Salazar
Pelatih Futsal Vietnam Miguel Jose Rodrigo Conce Salazar menghadiri konferensi pers usai timnya dikalahkan Malaysia pada semifinal Piala AFF Futsal 2018 (Foto: medcom.id/Ahmad Mustaqim)

Sleman: Malaysia melaju ke final Piala AFF Futsal 2018 setelah mengalahkan Vietnam lewat drama adu penalti. Dalam waktu normal hingga perpanjangan waktu, kedua tim bermain imbang 2-2. Saat adu penalti, Malaysia menang dengan skor 5-4. 

Pelatih Vietnam, Miguel Jose Rodrigo Conce Salazar mengatakan timnya sudah bekerja keras dalam laga semifinal itu. Baginya, kekalahan timnya tidak lepas dari permainan Malaysia yang membosankan. 

"Mereka (pemain Malaysia) bermain dengan langsung melempar bola ke depan dari belakang. Permainannya sangat membosankan," kata dia selepas permainan di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Jumat, 9 November 2018. 
 

Baca: AFF Futsal 2018: Lewat Perpanjangan Waktu, Thailand Tekuk Indonesia


Malaysia memang terlihat seperti bermain instan pada laga itu. Bola selalu dilempar dari kiper ke depan untuk bisa cepat mencetak gol. 

Ia menilai Vietnam kalah karena tak beruntung. "Kami sangat tidak beruntung hari ini. Para pemain tak fokus pada menit akhir," kata dia. 

Pelatih Timnas Futsal Malaysia, Chiew Chun Yong mengatakan sudah memperkirakan timnya akan disebut bermain jelek. Menurut dia, itulah cara bermain tim futsal Malaysia. 

"Tapi itulah cara kami bermain. Kami sudah menganalisa permainan Vietnam sebelumnya," ujarnya. 
 

Baca juga: Kensuke Beberkan Penyebab Indonesia Kalah dari Thailand


Menurut dia, para pemain Malaysia sudah bermain sangat baik. Ia menginstruksikan para pemainnya bekerja keras di babak final. 

"Dua pemain kami mengalami cedera di akhir pertandingan. Kami sudah menyiapkan strategi untuk itu," ucapnya.

Pada babak final nanti, Malaysia akan berhadapan dengan Thailand pada 11 November 2018. Di hari yang sama, Indonesia akan berduel dengan Vietnam untuk memperebutkan status juara tiga.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Sembuh dari Kanker, Lee Chong Wei Bidik Olimpiade 2020



(ACF)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.