Vaksin Covid-19 tidak Pengaruhi Olimpiade Tokyo

    Kautsar Halim - 29 April 2020 19:49 WIB
    Vaksin Covid-19 tidak Pengaruhi Olimpiade Tokyo
    Logo Olimpiade 2020 di. (Philip FONG / AFP)
    Jakarta: Penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 yang digeser tahun depan tidak bergantung pada pengembangan vaksin virus korona. Pernyataan itu dilontarkan John Coates selaku anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC).

    Komentarnya tersebut muncul setelah presiden Asosiasi Medis Jepang (JMA), Yoshitake Yokokura, menyebutkan bahwa bakal sulit bagi negaranya untuk menyelenggarakan Olimpiade tanpa vaksin. Sebab, event tersebut pasti memancing kerumunan.  

    Coates yang berasal dari Australia kurang sependapat dengan pernyataan Yokokura. Menurutnya, ucapan Yokokura tidak mendasar atau masih bersifat opini.

    "Saran dari WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) mengatakan, kami harus melanjutkan event pada tanggal tersebut dan tidak perlu bergantung kepada vaksin. Meski begitu, adanya vaksin tentu lebih baik," kata Coates kepada Australian Associated Press, Rabu (29/4/2020).

    "Nantinya kami akan terus dibimbing, seperti yang dianjurkan  WHO dan otoritas kesehatan Jepang. Sebab, kesehatan atlet serta peserta lainnya di Olimpiade tetap prioritas utama," tambahnya.

    Olimpiade 2020 yang tadinya bakal bergulir Juli mendatang, telah dijadwal ulang menjadi 23 Juli hingga 8 Agustus 2021. Penundaan itu merupakan pukulan besar bagi Jepang, yang telah menghabiskan biaya persiapan mencapai USD13 miliar.


    (KAH)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id