Mabes Polri Tinjau Papua Jelang PON XX

    Roylinus Ratumakin - 07 Februari 2020 22:11 WIB
    Mabes Polri Tinjau Papua Jelang PON XX
    Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw saat mendampingi para petinggi Mabes Polri dalam kunjungannya di Stadion Papua Bangkit. Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin.
    Jayapura: Mabes Polri akhirnya melakukan pemantauan secara langsung kondisi Papua untuk memastikan berapa kekuatan atau personel yang akan diturunkan guna mengamankan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di tanah Papua.

    Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw mengatakan, kedatangan Kabaintelkam Komjen Agung Budi, Kakorlantas Irjen Istiono dan Asop Kapolri Irjen Herry Rudolf Nahak merupakan langkah awal pertama untuk membuat strategi besar pengamanan PON 2020.

    “Kami tetap all out untuk kepentingan PON karena banyak masyarakat, atlet, manajer dan tim-tim yang akan hadir, itu memerlukan pengamanan yang ekstra,” kata Waterpauw, Kamis, 6 Februari 2020.

    Dikatakan, untuk mengamankan pelaksanaan PON 2020, Papua masih memerlukan tambahan personel.

    “Perkiraan sekitar 11 hingga 13 ribu pasukan lagi yang diperlukan,” ujarnya.

    Waterpauw mengungkapkan, kedatangan para petinggi Polri tersebut bukan terhenti sampai saat ini, tetapi akan berlangsung hingga pelaksanaan PON pada Oktober 2020.

    “Beliau-beliau hadir di sini sebenarnya untuk melihat sisi-sisi bagaimana mengatur pengamanan dan mengantisipasi kerawanan-kerawanan, serta kelancaran lalu lintas di jalan,” katanya.

    Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta keamanan dan kenyamanan atlet yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua menjadi prioritas utama. Segala unsur pengamanan dapat bekerja sama menyukseskan kegiatan tersebut.

    “PON 2020 ini bukan pesta olahraga sembarangan, karena perhatian masyarakat baik nasional maupun internasional akan tertuju ke sana. Karenanya, aspek keamanan dan kenyamanan dalam acara ini harus benar-benar diperhatikan,” ujar Sahroni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

    Sahroni meyakini kesuksesan penyelenggaraan PON 2020 akan berdampak positif terhadap pembangunan ekonomi di Papua. Seluruh otoritas terkait perlu bekerja sama menyukseskan pentas olahraga nasional ini.

    “Dampak ekonominya akan besar, makanya kita perlu benar-benar menjaga kegiatan ini agar selalu kondusif dan aman, sehingga PON 2020 bisa mendatangkan manfaat bagi semua pihak,” ujar politikus Partai NasDem itu. 

    Video: Menpora Tinjau Fasilitas dan Kesiapan Pelatnas PBSI



    (ASM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id