Pekan Olahraga Nasional XX

    Jayawijaya Siap Penuhi Stok Sayuran untuk PON XX

    Roylinus Ratumakin - 10 Februari 2020 22:15 WIB
    Jayawijaya Siap Penuhi Stok Sayuran untuk PON XX
    Ilustrasi mama-mama Papua saat menjajakan sayuran di pasar. Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin.
    Saat PON Papua nanti, kebutuhan sayuran diperlukan suplai dari Jayawijaya. Kelompok tani di kabupaten tersebut mengaku siap.

    Jayapura: Kabupaten Jayawijaya yang berada di ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut, sejak lama dikenal sebagai penghasil sayur sayuran beragam, yang bebas dari pestisida. Kalau diminta memasok kebutuhan untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX Papua, mereka siap.

    Terdapat beragam jenis sayur-mayur seperti bawang merah, labu siam, daun bawang, bayam, buncis, cabai, kacang panjang, kubis (kol), mentimun, kacang merah, kentang, sawi (hijau dan putih), terong, tomat, wortel dan petai. Sayuran segar amat dibutuhkan untuk para kontingen.

    “Kami belum tahu. Kami punya produksi ini masih dikonsumsi teman-teman dari daerah pemekaran. Kalau nanti ditambah buat PON, dan input untuk meningkatkan produksi tidak ada, itu akan jadi persoalan,” kata Kepala Dinas Pertanian Jayawijaya Hendri Tetelepta, Senin 10 Februari 2020.

    Namun, untuk menyeimbangkan itu, kata Hendri, harus ada program untuk mendukung peningkatan produksi di tingkat petani.

    “Kalau dari sisi pendanaan, saya pikir dana kampung bisa untuk menangani kegiatan itu. Karena kami di dinas semacam percontohan saja, tidak bisa dalam kawasan pengembangan besar,” ujarnya.

    Untuk jumlah produksi setiap tahunnya, kata Hendri, pada 2019, pihaknya belum bisa memastikan berapa banyak produksinya untuk setiap komoditi, karena masih dalam tahap pendataan. Hal itu terkendala berbagai faktor, baik dari anggaran juga situasi di tahun kemarin yang dianggap kurang kondusif.

    Meski begitu, produksi pada 2018 untuk tanaman bawang merah tercatat sebanyak 19 ton, labu siam 70 ton, daun bawang 10 ton, bayam 9 ton, dan buncis 12 ton.

    “Untuk pemenuhan sayur tersebut, dinas juga di tahun ini mempunyai program pengembangan atau pembibitan sayur dataran tinggi, untuk memenuhi kebutuhan sayur-mayur,” katanya.

    Koordinator Kelompok Tani Ji Nit Meke (Ini Milik Bersama/Kami Punya) yang berada di Kampung Hubikosi, Distrik Hubikosi, Herlina Huby mengatakan, jika saat PON Papua nanti kebutuhan sayuran diperlukan suplai dari daerahnya. Ia bersama kelompok taninya mengaku siap.

    “Kami sangat siap, karena sekarang ini, dari November 2019 sampai saat ini kami bisa siapkan 1 ton sayuran, untuk dimasukkan ke sejumlah supermarket milik SAGA di Jayapura. Sayuran seperti wortel, daun bawang, bunga kol dan sawi putih,” katanya.

    Lahan yang dikelola kelompok tani yang berdiri sejak 2012 itu seluas 7 hektare. Lahan itu ditangani 25 anggota yang semuanya perempuan. Mereka rutin menanam sayuran maupun tanaman tumpang sari seperti jagung dan padi. Selain itu, ada juga lahan yang disediakan untuk kolam ikan.

    “Dalam setahun, tiga kali tanam, tiga kali panen. Karena umur sayur tiga bulan. Sekali panen, kalau di saya satu sampai dua hektare ditanam, bisa dapat 5 sampai 10 ton, gabungan komoditi yang ditanam,” ujarnya.

    Video: Menpora Tinjau Fasilitas dan Kesiapan Pelatnas PBSI




    (RIZ)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id