Wabah Virus Korona

    Cabang Menunggu Jadwal Baru

    Media Indonesia - 04 April 2020 12:00 WIB
    Cabang Menunggu Jadwal Baru
    Ketum KOI, Raja Saptaoktohari. (Foto: Antara/Hafidz Mubarak A)
    Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memutuskan untuk memperpanjang batas waktu pengumpulan revisi program dan anggaran pemusatan latihan nasional (pelatnas) Olimpiade 2020. Batas penyerahan revisi program dari masing-masing cabang olahraga yang awalnya ditetapkan pada 15 April, dimundurkan menjadi paling lambat 17 Mei.

    Sebelumnya, Kemenpora meminta induk cabang untuk merevisi program dan dana pelatnas sebagai langkah efisiensi pengelolaan APBN di tengah kondisi pandemi korona (covid-19) yang masih berlangsung.

    Keputusan untuk memperpanjang waktu revisi diambil setelah ada sejumlah induk cabang yang keberatan harus menyerahkan revisinya pada April. Sebab, banyak cabang olahraga masih harus menunggu agenda kejuaraan terbaru dari federasi internasionalnya masing-masing. Agenda itu dibutuhkan untuk bisa melihat mana kejuaraan yang bisa diikuti untuk dijadikan persiapan menuju Olimpiade.

    "Saya sudah komunikasi dengan Deputi IV Kemenpora dan kami akan memberi toleransi karena kami paham banyak ajang belum semuanya terkoordinasi," kata Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto, kemarin.

    Beberapa cabang yang meminta kelonggaran untuk melakukan revisi antara lain Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI), dan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

    Menurut mereka, federasi internasional yang menaungi belum menetapkan jadwal kompetisi internasional yang baru. Bahkan ada yang mengabarkan baru akan merilis proyeksi jadwal anyar pada pertengahan bulan depan.

    "Batas waktu untuk menyerahkan perubahan rencana anggaran khusus bagi kami, mengejar 15 april agak sulit. Kami belum bisa membaca informasi pertandingan yang bisa diikuti tahun ini," kata Sekretaris Jenderal PASI Tigor Tanjung.

    Senada dengan Tigor, Wakil Ketua Umum PODSI Budiman Setiawan dan Sekretaris Jenderal PBSI Achmad Budiharto mengatakan federasi internasional mereka masing-masing baru menyiarkan jadwal kompetisi pada Mei.

    Sekrtaris Jenderal Persatuan Renang Seluruh Indonesia Ali Patiwiri mengatakan belum melaksanakan pelatnas hingga saat ini. Ali mengatakan pihaknya masih menunggu arahan Kemenpora di tengah wabah korona sekarang ini. "Atlet yang rencananya akan mengikuti pelatnas masih berlatih daerah masing-masing," ujarnya.

    Tambah peluang

    Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari mengatakan saat ini federasi internasional setiap cabang tengah berkoordinasi dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC) terkait jadwal kualifikasi Olimpiade yang tertunda.

    Pria yang akrab disapa Okto itu pun meminta agar setiap induk cabang bisa memantau perkembangan komunikasi antara federasi internasional dan IOC. Tujuannya adalah agar bisa memastikan apakah Indonesia nantinya masih berpeluang untuk mengirimkan atletnya ke babak kualifikasi agar bisa tampil di Olimpiade.

    "Penundaan (Olimpiade) memungkinkan menambah peluang kualifikasi ke olimpiade. Saya yakini bahwa cabang memahami tentang komunikasi dengan federasi internasional masing-masing untuk mengetahui lebih lanjut program kualifikasi pascapenundaan (Olimpiade)," kata Okto.

    Mengenai pelatnas, Okto meminta agar setiap induk cabang bisa menyesuaikannya dengan kondisi sekarang. Diharapkan program latihan tidak mengurangi kualitas para atlet yang dijagokan untuk bisa berprestasi di Olimpiade.

    Video: Ketum PSSI dan Insan Sepak Bola Beri Dukungan Para Tenaga Medis Covid-19



    (ASM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id