Equestrian Champions League 2020 Berakhir Manis

    Kautsar Halim - 29 November 2020 14:20 WIB
    Equestrian Champions League 2020 Berakhir Manis
    Suasana kompetisi Equestrian Champions League 2020. (Foto: Istimewa)
    Jakarta: Adria Pratama Mulya (APM) dan Equinara Horse Sports melakukan kolaborasi menggelar liga berkuda equestrian pertama di Indonesia. Ajang yang dinamai Equestrian Champions League (ECL) 2020 itu pun berakhir dengan manis.

    Sebanyak enam seri telah digelar dan diikuti para atlet berkuda sepanjang tahun ini. Diawali peluncuran pada 14 Desember 2019 di Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP).

    Gelaran ECL 2020 pun sempat mendapatkan tantangan saat pandemi covid-19 menerpa. Namun, Founder Equestarian Champions League Triwaty Marciano mampu mengatasi tantangan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat saat perlombaan.

    "Panitia membatasi jumlah peserta yang berada di lokasi. Mereka yang diizinkan berada di lokasi antara lain atlet, pelatih, groom, ofisial, tenaga medis, dan pemilik kuda. Penonton yang tidak boleh hadir, dapat menyaksikan melalui KONI TV," ujar Triwaty, Sabtu (28/11/2020).

    Tak hanya itu, peserta yang hadir pun wajib lolos akreditasi dan tes swab. Di mana peralatannya didukung oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

    Lebih lanjut, Triwaty mengatakan ECL 2020 telah mendorong peningkatan kualitas pembinaan atlet berkuda equestrian. Format liga dengan sistem pertandingan yang berkesinambungan menuntut atlet lebih banyak bertanding.

    "Dengan format liga, atlet dituntut bertanding lebih banyak dan juga menjaga konsistensi performanya. ECL dibangun dengan konsep yang menggabungkan antara olahraga equestrian yang kompetitif, pengetahuan tak hanya luas namun dalam tentang berkuda dan juga sarana hiburan yang dapat dinikmati segala usia," ujarnya.

    Ia pun berharal ECL akan digelar secara berkala setiap tahunnya dan menjadi gerbang pembinaan olahraga berkuda equestrian di Indonesia.

    "Rangkaian ECL pertama tahun 2020 diharapkan menjadi awal yang baik bagi pembinaan olahraga berkuda equestrian di Indonesia. Pertandingan merupakan kebutuhan atlet dari tingkat klub yang merupakan garda terdepan pembinaan olahraga," pungkasnya.

    (KAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id