• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Piala AFF Futsal 2018

Pelatih Thailand Sebut Tim Futsal Indonesia Selevel

Ahmad Mustaqim - 09 November 2018 23:29 wib
José María Pazos Méndez (tengah)-Medcom.id/Ahmad Mustaqim
José María Pazos Méndez (tengah)-Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Sleman: Pelatih Timnas Futsal Thailand José María Pazos Méndez mengakui timnya menang dengan perjuangan keras untuk menyisihkan Indonesia di babak semifinal Piala AFF Futsal 2018. Di laga tersebut, Thailand mengalahkan Indonesia dengan skor tipis 2-3 di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Jumat 9 November 2018. 

"Pertandingan yang sangat berat. Kita tahu Indonesia tim yang bagus dan berkembang banyak dalam beberapa tahun terakhir. Mereka punya banyak pemain berbakat. Kita melihat mereka bermain di turnamen ini," kata dia selepas pertandingan. 

Pelatih dengan sebutan Pulpis berpikir saat timnya bisa mengontrol permainan pasti bisa mencetak gol. Dan hal itu terjadi dalam beberapa kesempatan sehingga mereka bisa mencetak tiga gol ke gawang Muhammad Nazil Purnama. 

Baca juga: AFF Futsal 2018: Singkirkan Vietnam, Malaysia Tantang Thailand di Final

Ia mengaku timnya sempat kehilangan kontrol pada enam menit terakhir babak pertama. Ia kemudian menginstruksikan para pemain lebih berhati-hati. 

Pada lima menit terakhir babak kedua, Pulpis juga menilai timnya bermain buruk. Allhasil, Indonesia bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2. "Ini menjadi pertandingan terburuk bagi kedua tim," kata dia. 

Melihat permainan di lapangan, Pulpis menilai Indonesia selevel dengan timnya. Setiap ada kesempatan, kata dia, Indonesia selalu menciptakan serangan berbahaya. 

Baca juga: Kensuke Beberkan Penyebab Indonesia Kalah dari Thailand

"Indonesia adalah tim yang seperti kami. Jika mereka menguasai bola, mereka akan menikmati permainan. Ketika tidak ada bola, mereka cukup kesulitan," ujarnya. 

Pulpis mengaku timnya juga kesulitan bermain di bawah tekanan suporter Indonesia. Baginya, atmosfer suporter saat pertandingan sangat memberikan tekanan. 

"Tidak mudah untuk bermain dengan atmosfer ini. Suporter Indonesia sangat mendukung. Yang harus kami kontrol adalah temperamen dari para pemain. Kami punya sejumlah pemain yang tidak puas dengan keputusan wasit. Kami tahu, kami tidak bisa mengontrol wasit, kami harus mengontrol apa yang bisa kami kontrol," ucapnya.

Video: Sembuh dari Kanker, Lee Chong Wei Bidik Olimpiade 2020
 


(RIZ)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.