Akhir Kasus Pemulangan Atlet Senam Shalfa Avrila dari Pelatnas SEA Games

    Rendy Renuki H - 16 Desember 2019 09:27 WIB
    Akhir Kasus Pemulangan Atlet Senam Shalfa Avrila dari Pelatnas SEA Games
    Kuasa Hukum Shalfa Avrila saat menyampaikan penyelesaian kasus pemulangan dari Pelantas SEA Games 2019 (Dok. Sesmenpora)
    Jakarta: Atlet senam Shalfa Avrila sempat membuat geger jelang bergulir SEA Games 2019 Filipina lalu. Ia dipulangkan dari Pelatnas senam untuk SEA Games karena tudingan tidak perawan.

    Pemulangan pada akhir November itu atas keputusan tim pelatih senam Jawa Timur. Meskipun Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia (PB Persani) membantah pencoretan Shalfa tidak berkaitan dengan masalah keperawanan.

    Buntutnya, pihak keluarga Shalfa tidak terima dengan keputusan pemulangan tersebut. Namun, Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto mengklarifikasi jika kasus tersebut telah berakhir damai.

    "Pada 15 Desember malam, Kemenpora menerima informasi dari Kediri disampaikan oleh Sdr. Imam Muklas SH (Kuasa Hukum Shalfa Avrila). Informasi tersebut memberitahukan adanya penyelesaian secara kekeluargaan yang telah disepakati bersama Kuasa Hukum, Orang Tua Shalfa Avrila dan Tim Pelatih Senam Jawa Timur," kata Gatot lewat keterangan tertulisnya.

    Menurut Gatot, Sebelum kesepakatan tersebut ditempuh, ketiga pihak telah melakukan pembicaraan via telefon dengan Kemenpora. Upaya  penyelesaian tersebut, lanjut Gatot, dilakukan dengan penuh kesadaran dan kekeluargaan tanpa tekanan dari manapun.

    "Dalam responsnya, Kemenpora menyambut positif inisiatif tersebut, dan berharap masalah tersebut dapat segera disudahi, sehingga tidak hanya bermanfaat pada atlet yang bersangkutan (paling tidak agar stigma dan beban psikologisnya jauh berkurang), tetapi juga dalam rangka pembinaan olahraga senam pada umumnya," sambung Gatot.

    Berikut poin tambahan yang disampaikan Sesmenpora terkait kasus Shalfa Avrila:

    1. Sebagai bentuk penyelesaian, Tim Pelatih Senam Jawa Timur (yang ditanda-tangani 4 orang pelatih, yaitu Pelatih Artistik Putri Sdri. Irma Febriyanti, Pelatih Kepala Sdr. Drs. Indra Sibarani, Pelatih Ritmik Sdri. Rahayu Retno dan Pelatih Artistik Putri Sdri. Zahari) menyebutkan:

    a. Permohonan ma’af atas permasalahan yang terjadi untuk atlet Shalfa Avrilia;
    b. Status Shalfa adalah atlet Pelatda yang dipersiapkan mengikuti PON XX tahun 2020;
    c. Para pelatih siap melanjutkan pembinaan Shalfa tanpa melihat permasalahan yang terjadi dan berkeinginan yang kuat Shalfa dapat berprestasi.

    2. Sebagai responnya, orang tua  Sdri. Shalfa Avrila (yaitu Sdr. Satrio dan Sdri. Ayu Kurniawati) juga membuat pernyataan, yang menyebutkan: a. menerima permohonan ma’af dari Tim Pelatih Senam Jawa Timur dan menyatakan permasalahan ini terselesaikan dengan cara kekeluargaan; dan b. Dan berharap agar Shalfa tetap dapat mengikuti pelatihan di Puslatda Jatim untuk PON 2020.

    3. Setelah kesepakatan tersebut ditanda-tangani, Kemenpora kembali melakukan komunikasi dengan Sdr. Iman Muklas, dan sangat mengapresiasi iktikad dan inisiatif Kuasa Hukum Keluarga Sdri. Shalfa Avrilia untuk menempuh  penyelesaian  dengan cara kekeluargaan secara win-win solution.

    4. Kemenpora juga sudah langsung berkomunikasi dengan Ketua Umum Persani agar kejadian tersebut juga menjadi pelajaran bagi cabang olahraga manapun saja agar memperbaiki pola komunikasi dalam program pelatihan yang teknis maupun non teknis sifatnya, sehingga hal-hal yang tidak diinginkan dapat diminimalisasi, dan seandainyapun sampai terjadi dapat segera diatasi seperti yang ditempuh secara bijak oleh Kuasa Hukum tersebut.

    5. Kemenpora juga mengapresiasi Tim Pelatih Senam Jawa Timur yang bersedia menyampaikan permohonan ma’af secara tertulis dan bertemu langsung dengan Orang Tua Sdri. Shalfa Avrila.

    6. Dengan selesainya masalah tersebut, PERSANI dapat terus melanjutkan pembinaan para atletnya, karena masih banyak sejumlah fokus kegiatan dan event nasional maupun internasional yang harus segera dihadapi oleh para atlet dan tim pelatihnya.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id