BP Jamsostek Gelar Relay Marathon 2019

    Anggi Tondi Martaon - 19 November 2019 16:20 WIB
    BP Jamsostek Gelar Relay Marathon 2019
    BPJS Ketenagakerjaan Relay Marathon 2019 diselenggarakan pada 5 Desember (Foto:Dok)
    Jakarta: BP Jamsostek menggelar lomba lari BPJS Ketenagakerjaan Relay Marathon 2019. Kegiatan ini untuk memeringati 42 tahun perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

    Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga BP Jamsostek Utoh Banja mengatakan, even yang rencananya akan diadakan pada 5 Desember 2019 itu merupakan kegiatan kedua yang diselenggarakan. Sebelumnya, BP Jamsostek menggelar Fun Run pada 2015.

    "Kegiatan ini kami persembahkan bagi pekerja sebagai salah satu upaya kami memberikan sosialisasi dan edukasi terkait program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Sosialisasi ini tentunya berguna bagi para pekerja agar memahami hak hak mereka dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari," kata Utoh, dalam keterangan tertulis.

    Kategori yang dilombakan pada BPJS Ketenagakerjaan Relay Marathon 2019 yaitu Relay Marathon 4 buddies 42K, 21K individu, 10K individu, serta Wheelchair dan Family Run 4,2K.

    Ditargetkan, 5 ribu peserta mengikuti BPJS Ketenagakerjaan Relay Marathon 2019. Perwakilan institusi bisa mengikuti kegiatan tersebut.

    “Jadi para pelari dapat bertanding atas nama instansi atau organisasinya.  Medalinya pun didesain sedemikian rupa agar dapat dirangkai menjadi satu kesatuan medali khusus peserta relay marathon 42K," ucap Utoh.

    Konsep relay marathon tercetus sebagai salah satu cara untuk memeringati 42 tahun berdirinya penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan yang pada awal berdiri bernama Perum Astek. 

    Jarak 42K yang dikenal pegiat olahraga lari sebagai jarak lomba lari maraton ini ditempuh dengan konsep relay per-tim, di mana satu tim terdiri atas 4 orang pelari yang menempuh jarak masing-masing sekitar 10,5 kilometer untuk memenuhi tantangan lari sejauh 42 kilometer.

    "Team work yang baik dan latihan yang tepat, serta keinginan kuat menuntaskan tantangan menjadi hal utama dalam perlombaan ini. Jika keluar sebagai juara, hadiah sebesar Rp21 juta akan diberikan kepada tim yang menjadi juara pertama pada kategori relay marathon," katanya.

    Utoh menyebutkan, tiga besar masing-masing kategori akan mendapat hadiah. Sementara, untuk kategori Wheelchair, 24 besar finisher pertama akan mendapatkan reward. "Sebagai penghargaan bagi rekan difabel yang berpartisipasi," kata Utoh.

    Utoh berharap kegiatan ini bisa memberikan dampak yang baik kepada seluruh peserta. Terutama lebih memahami makna pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja dan keluarganya.

    "Kami BPJS Ketenagakerjaan, siap memberikan perlindungan dan layanan terbaik bagi seluruh pekerja di Indonesia tanpa pengecualian," kata Utoh.




    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id