Destinasi Uji Coba Zohri Dipindah ke Australia

    Media Indonesia - 04 Februari 2020 10:19 WIB
    Destinasi Uji Coba Zohri Dipindah ke Australia
    Lalu Muhammad Zohri. (Foto: MI/Pius Erlangga)
    Jakarta: Sprinter Indonesia Lalu Muhammad Zohri direncanakan untuk mengikuti uji coba di Australia pada bulan ini. Laga tersebut akan dijalani Zohri sebagai persiapan menuju Olimpiade 2020. Sebelumnya, Zohri diagendakan ikut turnamen di Tiongkok. Namun, karena adanya virus korona di negara tersebut, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) memindahkan destinasi uji coba.

    "Ya, kita sudah putuskan try out Zohri yang semula di Tiongkok dipindahkan ke Australia Terbuka 2020 karena dampak virus korona. Keputusan ini diambil karena Zohri harus menjalani uji coba dalam rangka persiapan untuk Olimpiade Tokyo 2020," kata Sekjen PASI Tigor Tanjung di Jakarta, akhir pekan lalu.

    Soal pemindahan lokasi uji coba, pelatih Zohri, Eni Nuraini Martodiharjo mengatakan, itu cukup menguntungkan. Itu karena persiapan Zohri cukup panjang untuk menghadapi Australia Terbuka yang akan berlangsung pada 22 Maret di Brisbane. Sementara itu, jika ikut uji coba di Tiongkok, Zohri harus tampil pada pekan depan.

    "Ya, kita akan memanfaatkan waktu yang tersisa untuk meningkatkan catatan waktu Zohri sehingga bisa menghadapi persaingan di Olimpiade nanti," ujar Eni sembari menyebut catatan waktu terbaik Zohri di nomor lari 100 m saat ini, yakni 10,03 detik.

    Dari cabang olahraga basket, bakal ada liga 3x3 pada tahun ini yang akan memulai debutnya pada Agustus besok. Liga bertajuk 3x3 EXE Premier itu disebutkan diadakan untuk mempersiapkan pebasket Indonesia masuk Olimpiade 2024.

    "Ke depannya, kita punya target yang tinggi, tidak kalah dengan nomor 5 on 5, kita target masuk Olimpiade 2024," ujar Ketua 3x3 Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia Rama Datau.

    Namun, sekadar memiliki liga tidak akan menjamin Indonesia bisa mengirimkan pebasketnya ke Olimpiade. Indonesia juga harus mengirimkan timnya untuk bertanding di kompetisi yang diselenggarakan Federasi Bola Basket Internasional (FIBA).

    "Liga 3x3 jadi kesempatan bagi para pemain profesional atau nonprofesional untuk bermain di liga internasional. Nantinya tim Indonesia tak hanya jago kandang, tapi juga bisa bersaing dengan tim luar negeri," ujar Rama.

    Dia menambahkan, prestasi 3x3 Indonesia bisa maju jika liganya minimal sanggup berjalan secara rutin selama tiga tahun.

    Video: Dortmund Pinjam Pemain Juventus Emre Can hingga Yannick Carrasco Kembali



    (ASM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id