POPNAS 2019 Ditutup, Peran LPDUK Dinilai Penting

    Dendi Suharyana - 25 November 2019 15:55 WIB
    POPNAS 2019 Ditutup, Peran LPDUK Dinilai Penting
    Kemeriahan penutupan POPNAS XVI 2019 di Hall A GOR Soemantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan. (Foto: Dendi Suharyana)
    Jakarta: Pekan Olah Raga Pelajar Nasional (POPNAS) XV 2019 resmi ditutup oleh Sekretaris Kemenpora (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto di Hall A GOR Soemantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta, Minggu 24 November. Gatot menyampaikan terima kasih kepada para atlet, ofisial, panitia dan semua pihak yang turut menyukseskan perhelatan POPNAS 2019 di saat persiapan sangat mepet, hanya sekitar dua bulan.

    “Kita bersyukur acara POPNAS semua berjalan lancar, dan ini POPNAS yang persiapannya paling pendek dengan waktu dua bulan. Meski persiapannya cukup pendek, namun demi masa depan prestasi adik-adik semua, POPNAS akhirnya tetap berjalan dan alhamdulilah sampai detik ini semua berjalan lancar atas kerja sama yang baik dengan pemprov DKI Jakarta, Jawa Barat dan pihak lainnya," kata Gatot yang mewakili Menpora Zainudin Amali saat memberikan sambutan penutupan.

    Gatot menegaskan, Kemenpora telah berusaha keras agar POPNAS XV tetap digelar tahun ini karena pentingnya event tersebut sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan, yang terbukti melahirkan banyak atlet nasional berprestasi. Semangat untuk memberikan yang terbaik sekaligus menghadirkan peran negara dalam pembinaan olah raga merupakan komitmen Kemenpora, termasuk lewat ajang POPNAS XV ini.

    Saat disinggung mengenai peranan Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) Kemenpora dalam mendukung POPNAS 2019, Sesmenpora menilai peranan LPDUK sangat penting khususnya dalam membantu pelaksanaan POPNAS yang persiapannya sangat mepet. Gatot berharap, LPDUK juga mendukung dan menggalakkan event-event olah raga lainnya. Apalagi, Lembaga ini juga sudah terbukti bisa membantu pengelolaan dana Asian Games 2018.

    Terkait dengan peranan LPDUK dalam event-event besar internasional, seperti Piala Dunia U-20 tahun 2021, Sesmenpora mengaku akan mempelajari dulu tugas atau peran yang akan diberikan kepada LPDUK.

    Sebelumnya, Kepala Sub Divisi Pengelolaan Dana Keolahragaan LPDUK Kemenpora, Rinto Ari Rakhmanto mengatakan, LPDUK bangga bisa membantu pelaksanaan POPNAS 2019 yang persiapannya sangat mepet. Pada POPNAS XV ini, LPDUK mendukung beberapa kegiatan, seperti Opening dan Closing Ceremony, pembuatan logo Popnas, Branding di semua venue, dan beberapa lainnya. 

    Dukungan LPDUK dalam event ini juga merupakan upaya meningkatkan prestasi dan industri olah raga nasional.

    "Semoga tahun 2020, LPDUK bisa membantu lebih maksimal lagi program-program unggulan olah raga yang ada di Kemenpora. Terlebih dengan Indonesia menjadi tuan rumah Piala dunia U-20, kita yakin dengan kerja sama pada semua institusi terkait, prestasi dan industri olah raga di Indonesia semakin meningkat,” ujar Rinto.

    Pada POPNAS 2019 ini, Jawa Barat sukses mempertahankan gelar juara umum dengan memperoleh 37 emas, 34 perak dan 28 perunggu. Runner up diraih tuan rumah DKI Jakarta dengan 36 emas, 30 perak dan 27 perunggu. Kemudian peringkat tiga ditempati Jawa Timur dengan 29 emas, 30 perak dan 43 perunggu.

    Suasana penutupan POPNAS 2019 berlangsung meriah dengan penampilan DJ Nayla yang mengajak semua pejabat dan peserta turun di depan panggung untuk berjoget Maumere. POPNAS 2021 akan digelar di Sumatera Selatan. (Dendi Suharyana)

    Video: Menpora Malaysia Akhirnya Minta Maaf Soal Pengeroyokan WNI



    (ASM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id