Pekan Olahraga Nasional XX

    Hak Gubernur Papua Menolak Cabor Tambahan PON

    Roylinus Ratumakin - 12 Februari 2020 22:30 WIB
    Hak Gubernur Papua Menolak Cabor Tambahan PON
    Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman. Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin.
    Ketua KONI Pusat telah menandatangani Surat Keputusan Nomor 100/2019, yang menyatakan PON XX Papua 2020 hanya mempertandingkan dan memperlombakan 37 cabor.

    .Jayapura: Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman, mengatakan penolakan rencana menambah cabang olahraga (Cabor) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020, merupakan hak Gubernur Papua, selaku tuan rumah PON.

    “Saya rasa itu haknya Pak Gubernur yang disampaikan kepada Presiden Joko Widodo. KONI siap menjalankan apapun keputusan pemerintah terkait usulan penambahan cabang olahraga PON itu,” kata Marciano, Rabu 12 Februari 2020.

    Gubernur Papua Lukas Enembe, telah menyatakan penolakannya atas rencana penambahan jumlah cabang olahraga PON XX Papua 2020, dari 37 cabor menjadi 47 cabor. Ditolak karena 10 cabor tambahan dipertandingkan dan diperlombakan di luar Provinsi Papua.

    Pada 11 Oktober 2019, Marciano Norman telah menandatangani Surat Keputusan Nomor 100/2019, yang menyatakan PON XX Papua 2020 akan mempertandingkan dan memperlombakan 37 cabor.

    Sejumlah 37 cabor akan dipertandingkan dan diperlombakan di Papua. Kala itu, Gubernur Papua Lukas Enembe turut hadir dan menyaksikan penandatanganan SK oleh Marciano.

    Akan tetapi, pada Januari 2020 muncul usulan agar jumlah cabor PON XX Papua ditambah 10 lagi. Ke-10 cabor tambahan itu adalah balap sepeda, bridge, dansa, gateball, golf, petanque, ski air, soft tenis, tenis meja, dan woodball.

    Karena Papua tidak memiliki arena 10 cabor tambahan itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendi, mengusulkan 10 cabor itu dipertandingkan dan diperlombakan di luar Papua. Sontak, Gubernur Lukas Enembe menolak usulan Muhadjir Effendi.

    Marciano menyatakan, KONI akan menunggu perkembangan pembahasan usulan penambahan 10 cabor PON itu.

    “Kami prinsipnya menunggu perkembangannya seperti apa. Saya rasa Kemenpora dan KONI, apapun yang diputuskan pemerintah, kami akan kerjakan sebaik-baiknya,” ujarnya.

    Video: Desain Lintasan Sementara Formula E Monas




    (RIZ)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id