Proliga 2020 Dihentikan karena Virus Korona

    Kautsar Halim - 18 Maret 2020 18:06 WIB
    Proliga 2020 Dihentikan karena Virus Korona
    Pebola voli putri Jakarta Pertamina Energi, Odi (kanan) melakukan smes ke arah tim voli putri BNI 46 saat laga Proliga Bola Voli 2020. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)
    Jakarta: Kompetisi bola voli paling bergengsi di Indonesia Proliga 2020 turut terganggu dengan adanya pandemi virus korona yang kian merebak di Tanah Air. Panitia penyelenggara akhirnya mengambil keputusan untuk menghentikan kompetisi.

    Keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan beberapa rujukan, antara lain pemberitaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Indonesia (BNPB) yang memperpanjang status darurat covid-19 hingga 29 Mei serta tidak adanya izin penyelenggaraan.

    Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) melalui surat resmi bernomor 170/PP/PBVSI/III/2020 tertanggal 18 Maret 2020 menyampaikan hal tersebut kepada tim manajer klub dan para sponsor Proliga 2020.

    "Kami akhirnya dengan pertimbangan berat harus mengambil keputusan untuk menghentikan pertandingan kompetisi bola voli Proliga 2020 sampai dengan ranking babak penyisihan," demikian pernyataan dalam surat yang ditandatangani Ketua Umum PBVSI Imam Sudjarwo dan Direktur Proliga Hanny S. Surkatty.

    "Babak Final Four dan Grand Final Proliga 2020 ditiadakan,” katanya.

    Keputusan penghentian ini muncul satu hari setelah panitia penyelenggara mengumumkan bahwa sisa pertandingan Proliga 2020  tetap digelar sesuai jadwal dan lokasinya dipindahkan ke 
    Padepokan Voli, Sentul, Kabupaten Bogor. Meski begitu, penonton dilarang menyaksikan langsung pertandingan. 

    Panitia penyelenggara lantas meminta maaf kepada para penggemar atas keputusan pemberhentian sisa pertandingan Proliga 2020 ini.

    Dengan dihentikannya Proliga 2020 pada babak penyisihan, dengan demikian sudah dipastikan bahwa trofi juara akan jatuh kepada pemimpin klasemen sektor putra Jakarta BNI 46 dan sektor putri Jakarta Pertamina Energi (JPE). 

    Wabah virus korona belum reda di Tanah Air. Tercatat hingga Rabu 18 Maret, ada 227 kasus positif dan 19 di antaranya meninggal dunia. Untuk penderita yang dinyatakan pulih baru 11 orang. (ANT)




    (KAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id