Dramatis, Tim Tenis Sumsel Rebut Tiket Terakhir PON 2020 Papua

    Dendi Suharyana - 09 Agustus 2019 21:30 WIB
    Dramatis, Tim Tenis Sumsel Rebut Tiket Terakhir PON 2020 Papua
    Tim Tenis Putra Sumsel. (Foto: Ist)

    Tim tenis Sumatera Selatan akhirnya lolos ke PON 2020 di Papua. Hal itu diketahui usai mereka mendapatkan poin terbanyak di keseluruhan grup.

    Palembang: Meski tidak diunggulkan, Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya mampu meraih tiket terakhir cabor tenis pada pelaksanaan Pra PON 2020 Papua di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat 9 Agustus siang.

    Dalam laga terakhir di Stadion Tenis Bukit Asam Jakabaring Sport City, Sumsel dipastikan lolos usai mengalahkan Sumbar dengan skor 2-1. Namun, meskipun berhasil memenangi laga penentuan tersebut, Sumsel tidak langsung lolos dan harus menjalani penghitungan poin secara keseluruhan di grup B yang juga dihuni oleh DIY, Kalsel, Sumbar, Jambi dan Maluku.

    Penghitungan poin dilakukan setelah tiga tim yaitu Sumsel, Kalsel dan Sumbar memiliki jumlah kemenangan yang sama. Setelah melalui penghitungan, maka Sumsel diputuskan lolos karena memiliki poin tertinggi dibandingkan daerah lainnya.

    Pelatih tenis Sumsel, Nugraha Ridwana mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya.

    "Kita memang di Pra PON kali ini lebih banyak mengandalkan pemain muda walau sebenarnya bisa tetap menurunkan yang senior. Yang jelas kami bersyukur bisa memenuhi target lolos yang dibebankan oleh pengurus," ujarnya usai pertandingan.

    Pada pelaksanaan Pra PON kali ini, tim tenis putra Sumsel diperkuat empat atlet yakni Rafidia Muhammad, Afrizal Ivansevic (Lahat) dan dua petenis asal Musi Banyuasin yaitu Jones Pratama serta Dimas Riski.

    Baca: Andrea Dovizioso Merajai FP1 MotoGP Austria

    "Jones pemain paling muda dan masih berusia 16 tahun, sementara Dimas 19 tahun. Kami cukup puas dengan proses regenerasi yang sudah berjalan di Sumsel dan semoga kedepan bisa terus ditingkatkan," jelasnya.

    Diakuinya, lolosnya tim putra ini cukup memberikan angin segar setelah sebelumnya tim putri harus tersingkir lebih dulu.

    "Di bagian putri kita memang kalah materi saat laga penentuan melawan Kalsel kemarin, namun prospek jangka panjang kita cukup baik dan saat ini salah satu petenis junior kita masuk di timnas U-14 yang sedang berlaga di Kazakhstan," tambahnya.

    Babak Pra PON tenis diikuti oleh 24 tim putra. Selain Sumsel, tiga tiket lainnya di bagian putra direbut oleh Nusa Tenggara Barat, Jawa Tengah dan Bali. Keempat daerah ini menyusul delapan tim yang lebih dulu lolos ke pesta olahraga terbesar di Tanah Air, yakni Papua (tuan rumah), Jawa Timur, DKI Jakarta, Bengkulu, Papua Barat, Bangka Belitung dan Kalimantan Timur.

    Video: Pique Berharap Neymar Kembali ke Barcelona



    (ASM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id