Olimpiade Tokyo Ditunda, IOC tidak Kehilangan Sponsor

    Kautsar Halim - 25 Maret 2020 18:25 WIB
    Olimpiade Tokyo Ditunda, IOC tidak Kehilangan Sponsor
    Logo Olimpiade sudah terpasang di distrik Odaiba, Tokyo. (Behrouz MEHRI / AFP)
    Tokyo: Sponsor-sponsor besar Olimpiade Tokyo 2020 menyatakan bakal tetap bekerja sama dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC) meskipun event telah ditunda. Mereka bisa memaklumi kendala pandemi virus korona yang menjadi kendala. 

    Para pakar yang mengetahui kerja sama itu mengatakan perusahaan-perusahaan sponsor Olimpiade tidak akan meminta pengembalian dana yang sudah mencapai miliaran dolar untuk Olimpiade. 

    Perusahaan riset Global Data menyebutkan, 14 perusahaan global termasuk Coca-Cola Co, Procter Gamble Co dan Intel Corp telah menggelontorkan USD500 juta. Kemudian, terdapat komitmen hingga USD4 miliar pada tahun jamak untuk menjadikan mereka sponsor papan atas.

    Olimpiade resmi ditunda hingga 2021 pada Selasa 24 Maret lalu. Itu merupakan keputusan yang pertamakali dilakukan dalam 124 tahun penyelenggaraan Olimpiade modern. Penyebabnya tak lain karena pandemi covid-19.

    Setelah pengumuman penundaan Olimpiade Tokyo, lima sponsor utama yang terdiri dari Procter & Gamble, Intel, Airbnb, Coca-Cola dan Samsung Electronics menegaskan siap kembali berkomitmen untuk Olimpiade. Sedangkan Bridgestone Corp menyatakan akan mencari "solusi kreatif".

    "Sebagai sponsor setia Olimpiade, kami tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan IOC dan TOCOG (Komite Penyelenggara Olimpiade Tokyo) guna memastikan Olimpiade Berjalan sukses dan aman," kata juru bicara Coca-Cola seperti dikutip Reuters.

    Dana sponsor sangat penting untuk operasional IOC yang merupakan organisasi nirlaba. Namun, beberapa kesepakatan sponsor mungkin mencantumkan keharusan IOC memberikan kompensasi kepada sponsor jika ada penundaan.

    Beberapa perusahaan mungkin merasa sulit tetap menjalin kontrak jangka panjang yang mahal sebagai dampak penyebaran virus corona yang merugikan perekonomian global, kata seorang eksekutif media senior.

    McDonald's Corp pada 2017 menarik diri dari sponsor jangka panjang Olimpiade sebagai bagian dari restrukturisasi dan penghematan.

    "Saya kira kemungkinan ada beberapa sponsor yang mungkin berusaha mengakhiri kerjasama sepenuhnya karena kesulitan seperti ini," kata James Johnston, mitra pada firma hukum Davis dan Gilbert, yang mewakili sebuah sponsor penting IOC.

    Michael Lynch, mitra pada perusahaan pemasaran olahraga 3 Emerald Marketing, mengatakan IOC kemungkinan akan bekerja sama dengan para sponsor sekalipun tidak diharuskan. (ANT)






    (KAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id