Pencak Silat Indonesia Sumbang Tiga Medali Emas di ASG 2019

    Mustholih - 22 Juli 2019 19:23 WIB
    Pencak Silat Indonesia Sumbang Tiga Medali Emas di ASG 2019
    Atlet pencak silat junior Indonesia, Muhammad Zaki Zikrillah (Medcom.id/Mustholih)
    Semarang: Tim pencak silat Indonesia menyumbang tiga medali emas pada ASEAN Schools Games 2019 di Semarang, Jawa Tengah. Masing-masing medali tersebut disumbang oleh Muhammad Zaki Zikrillah di kelas 47,0-51,0 kilogram, Kurnia Fatma Amanah di kelas 47,0-51,0 kilogram, dan I Gede Arya Widyantara di kelas 55.0–59.0 kilogram.

    Ketiga medali emas itu disumbangkan pada laga final melawan Thailand, Malaysia, dan Thailand. Atlet pencak silat, Muhammad Zaki zikrillah, mengaku bangga bisa menyumbangkan emas buat Indonesia. "Kemenangan ini saya persembahkan buat orang tua yang tidak bisa datang katena ada kesibukan," kata pelajar kelas 3 MAN Kupang, Nusatenggara Timur itu di Semarang, Jawa Tengah, Senin, 22 Juli 2019.

    Zaki mengaku sudah menggemari olahraga silat sejak umur lima tahun. Dia memilih pencak silat Tapak Suci sebagai olahraga bela dirinya. "Saya sudah berlatih pencak silat sejak umur lima tahun," ujar Zaki menegaskan.

    Indonesia mendapat perlawanan sengit saat tunggal putri, Kurnia Fatma Amanah, melawan atlet dari Malaysia, Nor Syakirah Binti Muksin. Bahkan, beberapa kali Fatma dipukul jatuh pada awal-awal pertandingan.

    Pelatih pencak silat Malaysia, Encik Syahrul Fahmi bin Abu Bakar Harun, mengatakan sedikit kecewa dengan hasil pertandingan karena anak asuhnya, Nor Syakirah, harus mengalami cedera di akhir pertandingan. Area sekitar mata Nor Syakirah kena pukul Kurnia Fatma hingga bengkak. "Kalah menang biasa. Sedikit kecewa apabila kalah juga cedera," ujar Fahmi.

    Pelatih pencak silat Indonesia, Sigit Infantoro, mengatakan senang dengan raihan emas anak asuhnya hari ini. Bahkan, ia memuji kegigihan Malaysia melawan Indonsia di babak final. "Malaysia bagus di bantingan," ungkap Sigit.

    Untuk mengantisipasi Malaysia, Sigit memerintahkan Kurnia Fatma untuk menjaga jarak saat melawan Nor Syakirah. "Antisipasi jaga jarak dengan serangan satu-satu. Kalau main rapat pasti kena guntingan," jelas Sigit.

    Pada ASG 2019, pencak silat Indonesia membidik enam medali emas. Pada Selasa, 23 Juli 2019, Indonesia akan menghadapi Laos dan Thailand. "Target dari Kemenpora enam medali. Tapi lihat kondisi lawan bagus-bagus terutama Thailand, setara dengan ki5a di kategori tanding," beber Sigit.

    Video: Inilah Daftar Pemenang Indonesia Open 2019

     



    (GRG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id