Pekan Olahraga Nasional XX

    Menpora Bakal Hadiri CdM Meeting PON Papua

    Roylinus Ratumakin - 10 Februari 2020 22:26 WIB
    Menpora Bakal Hadiri CdM Meeting PON Papua
    Ketua Harian PB PON Papua, Yunus Wonda. Foto:Medcom.id/Roylinus Ratumakin.
    Ketua Panitia CdM Meeting Longginus Sangur, mengatakan, 102 perwakilan dari 34 provinsi hadir di CdM Meeting.

    Jayapura: Pemerintah Provinsi Papua akan menyampaikan beberapa komitmen, terkait persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di pertemuan ketua kontingen atau Chef de Mission (CdM) Meeting pada 13-15 Februari 2020, di Jayapura.

    Ketua Harian PB PON Papua Yunus Wonda, mengatakan dalam CdM Meeting nanti akan membicarakan beberapa agenda. Di antaranya kebijakan yang sempat dikeluarkan Pemprov Papua saat kali pertama mendaftarkan diri sebagai tuan rumah PON.

    “Saat Papua mendorong diri menjadi tuan rumah PON, ada beberapa kebijakan yang disampaikan. Dan sampai hari ini, pemerintah masih berkomitmen penuhi itu, yakni soal konsumsi, akomodasi, dan transportasi lokal gratis. Terkait ini akan disampaikan Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal,” kata Yunus Wonda kepada Medcom.id, Senin 10 Februari 2020.

    Sementara, Panitia Besar (PB) PON XX akan menyampaikan gambaran terkait persiapan-persiapan yang sudah dikerjakan, terkati apa saja yang sudah berjalan sesuai jadwal.

    “Kami akan sampaikan semua persiapan yang sudah dilakukan,” ujarnya.

    Menurut Wonda, CdM nanti bakal dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, karena ada kebijakan-kebijakan pemerintah pusat yang harus disampaikan ke setiap perwakilan provinsi. Khususnya terkait penunjang persiapan PON XX/2020. Jajaran pengurus KONI Pusat juga akan hadir.

    “Sesuai jadwal, hari ini Menpora tiba di Timika, kemudian ke Merauke dan selanjutnya ke Jayapura hadiri CdM Meeting,” katanya.

    Ketua Panitia CdM Meeting Longginus Sangur, mengatakan, ada 102 orang perwakilan dari 34 provinsi hadir di CdM Meeting. Namun, masing-masing provinsi diharuskan mendaftarkan diri secara online lewat sistem yang sudah disediakan panitia.

    “Sampai tadi malam, 18 provinsi yang sudah mendaftar,” kata Longginus.

    Soal pendaftaran online, kata Longginus, panitia sengaja menerapkan itu karena pihaknya ingin mensimulasikan sistem yang ada. Dengan harapan, jika ada kekurangan terhadap sistem yang diterapkan akan menjadi catatan kepada panitia untuk diperbaiki.

    “Dalam mendaftar, masing-masing peserta hanya perlu sertakan foto, surat rekomendasi, dan nama peserta. Kami harap hari ini provinsi yang mendaftar bisa bertambah,” ujarnya.

    Video: Menpora Tinjau Fasilitas dan Kesiapan Pelatnas PBSI




    (RIZ)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id