Timnas Basket Butuh Naturalisasi Demi Bersaing di Piala Dunia FIBA

    Rendy Renuki H - 10 Juli 2021 10:53 WIB
    Timnas Basket Butuh Naturalisasi Demi Bersaing di Piala Dunia FIBA
    Calon pemain naturalisasi Timnas basket Indonesia (Dok. Perbasi)



    Jakarta: Timnas Basket Indonesia masih membutuhkan suntikan pemain naturaliasi. Pemain itu untuk dipakai di ajang FIBA Asia Cup 2021 dan FIBA World Cup 2023.

    Untuk tampil di Piala Dunia, Timnas basket harus menempati posisi delapan besar Asia. Syarat mutlak yang diberikan kepada tim asuhan pelatih Rajko Toroman, sehingga harus berjuang keras di Piala Asia.

     



    Indonesia pun berstatus tuan rumah FIBA World Cup 2023, sehingga tidak lucu jika Indonesia tak bermain saat menjadi tuan rumah, dan hanya jadi penonton. PP Perbasi pun melirik jalur naturalisasi pemain sebagai solusi.

    Saat ini, sudah ada dua pemain muda asal Senegal yang bergabung di tim Indonesia Patriots pada IBL 2021 lalu. Mereka adalah Dame Diagne dan Serigne Modou Kane.

    "Kedua pemain asal Senegal ini murni kita ajukan naturalisasi untuk kepentingan timnas. Bukan untuk klub. Karena itulah, PP Perbasi yang mengajukan naturalisasi mereka. Tujuan kami hanya satu, hanya ingin timnas berprestasi sesuai dengan harapan pecinta basket Indonesia," ungkap Sekjen PP Perbasi Nirmala Dewi.

    Proses naturalisasi ini menurutnya bukan berseberangan dengan grand desain Menpora Zainudin Amali dalam mengerek prestasi olahraga Indonesia, dan bukan juga tidak percaya dengan kualitas pemain lokal.

    Namun, persaingan di level Asia dan dunia tidak sama dan tentunya lebih sulit karena yang dilawan tim level dunia. Seperti Amerika Serikat, Spanyol, Australia, Argentina, Serbia, hingga Australia dan Iran yang menjadi tim terbaik di Asia. 

    "Jadi proses naturalisasi ini hanya demi kepentingan Timnas. Demi membanggakan masyarakat Indonesia. Mereka dinaturalisasi untuk bermain di FIBA Asia Cup 2021 dan FIBA World Cup 2023," ucapnya. 

    Manajer Timnas Basket, Fareza Tamrella, menjelaskan Dame Diagne dan Serigne Modou Kane dibidik menjadi bagian dari skuad Timnas karena memiliki banyak kelebihan. Dari sisi usia, keduanya masih muda. Mereka masih di bawah 16 tahun dan memiliki ukuran tubuh yang menjulang. Mereka memiliki tinggi 198cm dan 196cm.

    Dengan berjalannya waktu, lanjut Fareza, ukuran tubuh mereka masih bisa berkembang. Ini akan menguntungkan timnas. Apalagi secara skil, mereka bagus. Nilai lainnya, kedua pemain ini bermain di posisi yang kebetulan menjadi kekurangan Timnas, yaitu center.

    "Keberadaan mereka bisa menutup kekurangan yang ada di Timnas. Secara skill dan mental bertanding juga lebih matang. Dengan usia mereka saat ini, bisa main di level junior dan senior. Kita juga berharap bisa menaturalisasi Marques Bolden. Dia berpeluang main di NBA. Tentu akan menjadi kebanggaan bagi kita jika ada orang berpaspor WNI main di NBA," ujar Fareza.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id