Asian Track Championship (ATC) 2019

Baru Dipasangkan, Wiji/Chrismonita Nyaris Sumbang Medali

Kautsar Halim - 09 Januari 2019 21:25 wib
Wiji Lestari gagal menyumbang medali karena persiapan mepet
Wiji Lestari gagal menyumbang medali karena persiapan mepet (Medcom.id/Kautsar)

Wiji merupakan atlet BMX. Ia dipasangkan dengan Chrismonita karena Elga, pasangan Chrismonita, mengalami cedera.

Jakarta
: Indonesia kembali gagal menyumbang medali pada hari pertama Asian Track Championship 2019, Rabu 9 Januari. Kali ini, tren negatif itu terjadi lewat nomor team sprint putri elit.

Wiji Lestari dan Chrismonita Dwi Putri yang diturunkan tim Indonesia sempat tampil menawan ketika melakoni kualifikasi. Tapi, dia gagal bersaing ketika bertanding untuk memperebutkan perunggu.

Adalah wakil Hong Kong, Wai Sze Lee dan Wing Yu Ma yang mengalahkan Wiji/Chrismonita pada fase perebutan perunggu. Saat itu, Wiji/Chrismonita menorehkan waktu 35,648 detik, sedangkan Lee/Ma 34,505 detik.

Berbicara seusai laga, Wiji memang mengatakan ada beberapa hal yang membuat dirinya dan Chrismonita gagal sumbang medali. Beberapa di antaranya karena waktu persiapan yang mepet dan mentalitas bertanding.
 

Baca juga: Ayustina Gagal Naik Podium Point Race Putri


"Saya baru pertama kali tampil di event balap sepeda trek seperti ini. Sebenarnya saya biasa turun di BMX. Lalu, waktu persiapan menuju ke sini (ATC) 2019 juga hanya dua bulan. Jadi, saya sempat gugup juga dalam balapan tadi," kata Wiji seusai balapan.

"Kemudian, catatan waktu saya dengan Chrismonita juga belum berimbang. Sejauh ini, tentu masih lebih cepat dia," tambahnya.

Sejatinya, Wiji merupakan atlet balap sepeda BMX. Kemudian, pasangan Chrismonita sesungguhnya adalah Elga Kharisma yang sedang menepi karena cedera pinggul. Team sprint merupakan nomor satu-satunya yang dimainkan Wiji di ajang ATC 2019.

Sebelum Wiji/Chrismonita, ada Ayustina Delia Priyatna yang juga membawa nama Indonesia di putaran final nomor points race. Tapi, dia juga gagal naik podium lantaran finis di posisi enam.

Video: 16 Negara Ikuti Asian Track Championship 2019

 



BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.