• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 21 OKT 2018 - RP 46.708.723.881

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Asian Para Games 2018

Ketua INAPGOC Kehabisan Kata dengan Prestasi Tim Para Catur Indonesia

Kautsar Halim - 12 Oktober 2018 12:51 wib
Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari meninjau venue cabor para
Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari meninjau venue cabor para catur. (Foto: medcom.id/Kautsar Halim)

Jakarta: Ketua INAPGOC, Raja Sapta Oktohari, kehabisan kata-kata dengan performa tim para catur Indonesia di ajang Asian Para Games 2018. Itu terjadi karena dia kagum dengan pencapaian tim para catur Indonesia.

Para catur merupakan salah satu cabang olahraga yang menjadi ladang medali emas Indonesia. Sementara ini, Indonesia sudah menyumbang enam emas lewat cabor tersebut, dan itupun masih bisa bertambah sekitar empat keping lagi pada sore hari ini.

"Enggak tahu mau bicara bagaimana lagi. Soalnya para catur ini sudah beri warna prestasi kita di Asian Para Games 2018. Semua pemain di sini sangat bersemangat dan tertantang," kata Okto dalam kunjungannya ke venue para catur Asian Para Games 2018 di Cempaka Putih Sport Hall, Jumat 12 Oktober.

"Kalau olahraga yang lain, saya sudah teriak-teriak beri dukungan di sini. Tapi, berhubung ini cabor para catur, saya terpaksa, sssttt," tambah Okto sambil menempelkan telunjuk di mulut sebagai simbol tidak boleh berisik.

Berbeda dengan cabor lain, suasana pertandingan di para catur memang dijaga ketenangannya demi menjaga konsentrasi para atlet. Oleh karena itu, jarang ada pengunjung juga yang datang meskipun tiket masuk sudah digratiskan.

Baca: Jaenal Aripin Rebut Perak Atletik


Kendati demikian, Okto masih menyempatkan diri berbincang-bincang ringan dengan beberapa pemain Indonesia yang bakal bertanding. Senyum hangat dan bangga terpancar dari wajah atlet dan Okto ketika perbincangan itu terjadi.

"Tadi, saya juga sudah berbicara dengan para atlet. Insyaallah mereka bisa membuat prestasi kita makin baik. Peringkat Indonesia memang sudah melebihi target. Tapi kami doakan untuk bisa lebih lagi," kata Okto.

Okto mengunjungi venue para catur untuk memastikan pelaksanaan turnamen berlangsung dengan baik. Selain menyemangati atlet, dia juga meninjau para volunteer dan bagian administrasi venue. Setelah para catur, rencananya Okto akan mengunjungi venue wheelchair tennis, velodrome, lawn ball dan para renang.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Peran Relawan di Asian Para Games 2018


(ASM)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.