PON Papua 2020

    Opsi Penundaan PON Papua 2020, Tunggu Keputusan Pemerintah

    Roylinus Ratumakin - 08 April 2020 11:09 WIB
    Opsi Penundaan PON Papua 2020, Tunggu Keputusan Pemerintah
    Ilustrasi Stadion Papua Bangkit yang merupakan venue yang ditetapkan sebagai pembukaan dan penutupan PON XX di Papua. (Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin)
    Jayapura: Papua bersikap datar menyikapi opsi menunda pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di tengah merebaknya pandemi virus korona atau covid-19.

    Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, memaklumi opsi yang berkembang dengan memundurkan pelaksanaan multievent empat tahunan itu akibat korona yang melanda Indonesia, termasuk Papua.

    "PON itu gawenya (hajatan) negara, yang mana Papua jadi tuan rumah. Jadi terserah (negara) mau bilang mulai silakan, mundur juga tidak ada masalah. (Keputusan) itu tergantung negara," kata Klemen, Rabu, 8 April 2020.

    Kata Klemen, PON merupakan agenda nasional yang menjadi wewenang pemerintah pusat sepenuhnya. Sedangkan Pemprov Papua dipercayakan sebagai tuan rumah penyelenggara PON. Namun, Pemprov Papua sangat siap jika PON tetap sesuai jadwal pelaksanaan yakni digelar pada 20 Oktober hingga 2 November 2020.

    "Venue yang dibangun dari dana APBD Papua, sudah rampung (100 persen pengerjaan) pada Maret 2020 lalu. Tinggal venue yang dibangun dari APBN yang menurut target selesai Juni 2020 mendatang, mungkin agak molor sedikit," sambungnya.

    "Saya yakin pemerintah pusat bakal memutuskan dengan bijaksana dan yang terbaik untuk PON. Sebab ini menyangkut hajat hidup banyak orang. Kami Papua sebagai tuan rumah selalu siap," ujarnya.

    Dari Jakarta, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mulai menyiapkan opsi penundaan PON 2020 Papua sebagai pilihan alternatif seandainya pandemi covid-19 tak kunjung mereda menjelang penyelenggaraan pesta olahraga nasional yang dijadwalkan.

    Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, mengatakan hanya ada dua perencanaan terkait pelaksanaan PON 2020, yakni tetap berjalan tahun ini atau ditunda.

    "Kita tentu harus mempersiapkan opsi penundaan. Tetapi itu bukan kewenangan Menpora. Tetap harus melalui keputusan Presiden melalui rapat kabinet,” kata Zainudin Amali. 

    Video: Rekomendasi Nasib Kompetisi Klub akan Segera Dikeluarkan



    (ASM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id