Pemerintah Tambah Anggaran SEA Games 2019

    Antara - 13 November 2019 20:42 WIB
    Pemerintah Tambah Anggaran SEA Games 2019
    Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S. Dewa Broto (kiri) berbincang dengan anggota Komisi X DPR RI Djohar Arifin Husin. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
    Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi menambah anggaran bagi kontingen Indonesia di SEA Games 2019. Jika sebelumnya Rp47 miliar, maka kini menjadi Rp59,69 miliar.    

    Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto usai melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi X Dewan Perwakilan
    Rakyat (DPR RI) terkait persiapan SEA Games 2019 di Senayan, Rabu, 13 November. 
      
    "Sudah ada kabar bagus. Jadi hampir Rp60 miliar anggarannya. MoU dilakukan paling lambat Jumat, kalau bisa Kamis," ujar Gatot.
           
    Sebelumnya, Chief de Mission (CdM) SEA Games Kontingen Indonesia Harry Warganegara menyarankan pemerintah agar menaikkan anggaran menjadi Rp64
    miliar, mengingat jumlah kontingen yang melebihi batas kuota. 
       
    "Kalau jumlah kontingen mencapai 1.276 atlet dan ofisial, dana yang dibutuhkan adalah Rp64 miliar. Saya menyarankan agar pemerintah menambahkan anggaran dan bila pemerintah sudah menyetujui hal ini, saya harapkan jumlah ini tetap bertahan di angka tersebut," kata Harry pada Oktober lalu.
     
    Namun, Gatot menjelaskan bahwa pemerintah tidak bisa menerima usulan anggaran tersebut. Menurut dia, usulan Rp64 miliar masih bisa ditekan lebih kecil disesuaikan dengan jumlah kontingen yang akan berangkat yakni 1.349 orang.

    Dengan kondisi seperti itu, dana sebesar Rp59,69 miliar, menurutnya sudah cukup efisien menutup kebutuhan total kontingen Indonesia yang terdiri dari 837 atlet, 313 ofisial, serta 31 ofisial tambahan.
           
    "Gampang banget minta Rp64 miliar. Masa enggak ada usaha untuk efisiensi. Pihak KOI-nya juga sudah senang dengan hasil ini," ujarnya.
       
    Selanjutnya, Gatot mengatakan bahwa dana Rp59,69 miliar juga dinilai rasional karena Indonesia hanya mengirimkan cabang olahraga yang diprediksi dapat merebut medali.

    "Kami enggak ikut semua cabang olahraga karena sudah berhitung secara rasional kira-kira cabang olahraga mana saja yang bisa dapat medali. Kalau kita ikut semua cabang olahraga di SEA Games, itu baru super jumbo," kata Gatot.

    Kemenpora, menurut dia, akan segera mencairkan anggaran sebesar Rp59,69 itu untuk kemudian dilakukan finalisasi MoU ke setiap cabang olahraga. Gatot berharap proses pencairannya bisa berjalan dengan lancar.

    "Misal, Jumat ditandatangan dengan pihak BPK dan KOI. Kemudian sorenya diserahkan ke KPPN. Kamis depan itu baru cair. Jadi kalau mundur, mundur juga anggarannya," kata Gatot menjelaskan.

    Kontingen Indonesia menargetkan meraih 45 medali emas dari 51 cabang olahraga yang diikuti. Selain itu, tim Merah Putih juga diharapkan bisa menduduki posisi empat klasemen perolehan medali. Target tersebut menurut Gatot cukup realistis, mengingat SEA Games bukan target utama Indonesia. 

    "Target utama kami bukan SEA Games. Ajang itu hanya  memberikan kesempatan untuk meningkatkan cabang olahraga bertanding dan untuk atlet junior juga," ujar Gatot.

    Adapun cabang olahraga yang diprediksi meraih emas antara lain atletik, akuatik, panahan, bulu tangkis, karate, pencak silat, angkat besi dan dan wushu. Pada SEA Games sebelumnya di Malaysia, kontingen Indonesia finis di urutan lima dengan meraih 38 emas, 63 perak dan 90 perunggu. (ANT)





    (KAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id