Berrettini tak Sepakat dengan Usulan Bantuan Keuangan bagi Petenis

    Alfa Mandalika - 22 Mei 2020 17:51 WIB
    Berrettini tak Sepakat dengan Usulan Bantuan Keuangan bagi Petenis
    Petenis Italia Matteo Berrettini. (Foto: AFP/David Gray)
    Jakarta: Petenis Italia Matteo Berrettini menolak gagasan pemberian bantuan keuangan bagi sesama petenis profesional yang terdampak pandemi Covid-19 dan menilai hal tersebut merupakan tanggung jawab organisasi cabang olahraga yang menaungi.
      
    "Saya memikirkan prioritas. Bukan karena saya tidak menghormati pemain lain, tapi yang saya tahu tidak ada pemain, dalam olahraga apa pun, yang harus membantu pemain lain secara finansial," kata Berrettini.
     
    Sebelumnya, Novak Djokovic mendesak petenis lain untuk ikut berkontribusi pendanaan yang dibentuk oleh badan pengelola olahraga untuk membantu petenis profesional peringkat bawah yang tak mendapat pemasukan akibat dihentikannya turnamen sejak bulan Maret.

    "Saya kira ini adalah tanggung jawab federasi, ITF, ATP, WTA. Mereka lah yang melaksanakan turnamen, dan kami para pemain, membayarnya dengan penampilan kami. Mereka yang seharusnya menolong kami," sambung Berrettini. 
      
    Organisasi tenis baru-baru ini mengumpulkan lebih dari enam juta dolar AS atau Rp88,5 miliar untuk membantu petenis peringkat bawah.
      
    Petenis peringkat bawah mayoritas hanya bergantung dari kemenangan di turnamen untuk mencari nafkah, sementara dengan ketiadaan turnamen akibat pandemi virus korona membuat mereka tidak memiliki penghasilan.

    Federasi Tenis Internasional (ITF) mengatakan, pihaknya sedang mengerjakan langkah-langkah tambahan, termasuk dana bantuan baru untuk membantu petenis dengan peringkat antara 501 dan 700 yang tidak tercakup dalam program bantuan lainnya.
      
    Petenis peringkat tiga Dominic Thiem sebelumnya menolak jika petenis papan atas harus ikut membantu pesaingnya di peringkat bawah, dengan mengatakan bahwa ada masyarakat yang butuh bantuan lebih mendesak.
      
    "Kami akan menginvestasikan uang dengan cara yang berbeda untuk membantu pemain peringkat rendah. Secara pribadi saya lebih suka membantu karena alasan lain yang lebih spesifik," tutur petenis berusia 24 tahun ini.
      
    "Saya sempat berbicara dengan Djokovic dan dia mengatakan bahwa donasi itu tidak wajib. Kami boleh mengikutinya jika kami memang ingin (berdonasi)," katanya menambahkan.

    Video: UEFA Siapkan Format Baru Liga Champions



    (ASM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id