• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Tour de Singkarak 2018

Berkacamata Tebal, Pembalap Sepeda Ini Justru Cetak Hattrick

Kautsar Halim - 08 November 2018 08:21 wib
Muhammad Abdurrahman-Medcom.id/Zam
Muhammad Abdurrahman-Medcom.id/Zam

Agam: Muhammad Abdurrahman mampu cetak hattrick menjadi pembalap terbaik Indonesia di ajang Tour de Singkarak (TdS) 2018 selama tiga etape berturut-turut, yakni etape 2, 3 dan 4. Ia hanya kalah dari Novridianto Jamilidin, dari tim PGN pada etape 1. 

Senyum lebar selalu terlihat ketika Abdurrahman naik podium di tiga etape terakhir untuk menerima jersey Merah Putih--simbol pembalap terbaik Indonesia. Namun, uniknya Abdurrahman selalu berkacamata setiap naik podium, terlihat agak lucu, bahkan terkesan janggal memang.

Setelah dikonfirmasi langsung kepadanya, ternyata mata Abdurrahman memang minus cukup besar. Meski begitu, dia menekankan, kekurangannya bukan kendala untuk berprestasi. Terlebih lagi, ada anggota tim yang siap membantu.

Baca juga: Kelok 44 Diselimuti Kabut dan Hujan Deras, Pembalap Thailand Menangi Etape 4


Selebrasi Muhammad Abdurrahman sebagai pembalap terbaik Indonesia. (Foto: Medcom.id/Zam)

"Mata kiri saya minus 8 dan mata kanan minus 6. Saya bismillah saja tiap balapan. Kondisi ini bukan masalah karena saya mengenakan soft lens yang ditutup dengan kacamata bersepeda ketika balapan," ujar Abdurrahman usai menyelesaikan etape 4 TdS 2018, di Kabupaten Agam, Rabu 7 November.

"Alhamdulillah setelah itu dilakukan, pandangan tidak terganggu. Tapi, pencapaian ini berkat semangat tinggi, kerja sama tim dan Allah juga," tambah pembalap berusia 21 tahun tersebut.

Abdurrahman finis di urutan 18 dengan catatan waktu 3 jam 53 menit dan 18 detik pada etape 4. Pencapaian itu tidak mudah karena dia harus bersaing dengan 91 pembalap lain dan melewati rute ekstrem sejauh 144 kilometer.

Baca juga: Pembalap Tour de Singkarak Nikmati Makan Bajamba di Istana Pagaruyung


Seremoni penyerahan hadiah untuk Muhammad Abdurrahman sebagai pembalap terbaik Indonesia. (Foto: Medcom.id/Zam)

Tiga titik sprint sudah menyambut Abdurrahman dan pembalap lain ketika bendera start berkibar di Pantai Cimpago, Kota Padang. Setelah itu, mereka semua langsung ditantang tikungan yang menanjak di Kelok 44, sebelum finis di Ambun Pagi, Kabupaten Agam. 

"Tanjakan di sini cukup terjal dan pesaingnya pun berat sekali. Ada dari tim PGN, Sapura, St George dan banyak lainnya. Mereka semua punya climber sangat handal," kata Abdurrahman yang memang bertugas sebagai climber di tim KFC.

"Tapi Alhamdulillah, untuk pertama kalinya bisa bersaing di klasemen umum tim. Selain itu, saya juga masih bertahan sebagai pembalap terbaik Indonesia. Ini semua berkat kerja sama tim," tambahnya menutup.

Pencapaian di etape 4 membuat total waktu Abdurrahman sementara menjadi 15 jam 52 menit 37 detik. Dia unggul lebih dari 2 menit dengan Abdul Soleh dan Agung Ali Sahbana yang merupakan rekan setim.

Video: 19 Pemain Asing Siap Berlaga di IBL
 


(RIZ)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.