• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Asian Para Games 2018: Para Atletik

Komentar Para Pelari Putri Indonesia Usai Borong Medali

Rendy Renuki H - 10 Oktober 2018 21:52 wib
Tiga sprinter putri Indonesia sukses borong medali di Asian Para
Tiga sprinter putri Indonesia sukses borong medali di Asian Para Games 2018 (Foto: INAPGOC)

Jakarta: Atlet Indonesia berhasil mendominasi nomor lari 100 meter putri T13 cabang olahraga para atletik Asian Para Games 2018, Rabu 10 Oktober. Tiga pelari Tanah Air secara berurutan meraih memboyong medali emas, perak, dan perunggu di lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Medali emas berhasil diraih Putri Aulia setelah finis terdepan dengan waktu 12,49 detik. Disusul Ni Made Arianti dengan 13,00 detik yang meraih perak dan Endang Sari Sitorus dengan 13,07 detik di posisi ketiga yang berhak atas perunggu.

Pencapaian tersebut disyukuri para sprinter putri Indonesia. Mereka sangat bangga bisa memborong medali di nomor 100 meter T13 dengan mengalahkan para pelari terbaik Asia lainnya.

Baca: Indonesia Borong Medali di Nomor Lari 100 Meter T13

"Tentu saja kami bertiga merasa sangat senang, karena bisa bersama-sama berada di satu podium," ungkap Putri Aulia mewakili rekan-rekannya.

Pencapaian maksimal sprinter Indonesia di nomor lari 100 meter T13 itu pun diakuinya tak lepas dari dukungan penonton di SUGBK. Menurutnya, kehadiran penonton yang mendukung langsung di tribun mampu membakar semangat Putri Aulia Cs.

"Terima kasih untuk dukungan seluruh penonton dan masyarakat Indonesia, sehingga kami mampu berprestasi di tingkat Asia," sambung pelari 24 tahun tersebut.

Baca: Lelucon Atlet Para Catur Usai Pengalungan Medali

Tambahan medali tersebut membuat Indonesia sejauh ini telah mengoleksi total 86 medali dan bercokol di posisi enam klasemen sementara. Total tersebut terdiri dari 23 emas, 29 perak, dan 34 perunggu.

Jumlah yang telah melampaui target yang diusung pemerintah di Asian Para Games 2018. Di mana pemerintah mematok target 16 emas dan finis minimal di posisi delapan klasemen.


Video: Tiarani Kharisma Raih Emas Kesembilan untuk Indonesia

 


(PAT)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.