Kualifikasi Olimpiade Tokyo, Persiapan Timnas Basket Putri 3x3 Beda dari Biasanya

    Rendy Renuki H - 17 April 2021 15:14 WIB
    Kualifikasi Olimpiade Tokyo, Persiapan Timnas Basket Putri 3x3 Beda dari Biasanya
    Timnas basket 3x3 putri (Dok. Perbasi)



    Jakarta: Pandemi Covid-19 membuat suasana latihan Timnas Basket Putri Indonesia 3x3 untuk Kualifikasi Olimpiade Tokyo berbeda dari biasanya. Menerapkan protokol kesehatan ketat, mereka harus tes swab PCR dua kali sebelum latihan.

    Selain itu semua peralatan yang dipakai latihan juga dijamin steril usai disemprot disinfektan  dan dibersihkan secara berkala. Setelah semua dinyatakan negatif, Timnas Basket Putri 3x3 langsung tancap gas latihan.

     



    Sejak 12 April lalu mereka sudah berlatih di GOR Cahaya Lestari Surabaya. Terkait materi latihan, sementara ini fokus pada pengembalian kondisi fisik.

    "Fokus latihan sementara ini mengembalikan fisik anak-anak karena baru kumpul minggu ini, selain shooting dan defense," ungkap pelatih Timnas Basket 3x3 Putri, July.

    Dia melanjutkan, selama Ramadan intensitas latihan tidak ada perubahan. Mengingat persiapan ke turnamen kurang-lebih sebulan lagi.

    July pun mengakui tim asuhannya butuh uji coba internasional sebelum terjun di kualifikasi Olimpiade Tokyo. Hanya, situasi pandemi membuat tidak mudah melakukan perjalanan ke luar negeri jika tidak ada undangan event resmi. 

    Namun, July mengakui, akan memaksimalkan latihan di dalam negeri. Adanya event Kualifikasi Olimpiade menjadi keberuntungan timnya berkesempatan bertanding melawan tim luar. Apalagi Timnas Basket 3x3 Putri juga sekaligus melakukan persiapan untuk SEA Games 2021 Vietnam.

    "Kualifikasi Olimpiade ini menjadi kesempatan para pemain menambah ilmu dan pengalaman terutama menghadapi tim kelas dunia yang langganan tampil di Olimpiade, karena di pool kami ada Amerika, Uruguay, Prancis, dan Jerman," ujarnya.

    Untuk komposisi pemain, July menjelaskan bahwa tidak ada perubahan. Enam pemain yang dipanggil pelatnas ini sudah final. Tinggal proses yang dikejar adalah menentukan pemain inti dan cadangan. Sesuai regulasi FIBA, harus ada ketentuan empat pemain inti dan dua cadangan. 

    "Jadi keenam pemain ini sudah final. Hanya yang harus diputuskan adalah siapa pemain cadangan dan inti. Sesuai FIBA Rules harus ada dua pemain cadangan yang stand by jika diperlukan segera. Pemain yang kami panggil ini masuk dalam 10 besar daftar pemain FIBA 3x3," ucap pelatih asal Pengprov DKI Jakarta ini.

    (ACF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id