Olimpiade Tokyo 2020 Ditunda

    Penundaan Olimpiade Tokyo 2020 Jadi Keputusan Bersejarah

    Alfa Mandalika - 25 Maret 2020 09:56 WIB
    Penundaan Olimpiade Tokyo 2020 Jadi Keputusan Bersejarah
    Presiden IOC, Thomas Bach. (Foto: AFP)
    Jakarta: Keputusan Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan pemerintah Jepang menunda Olimpiade Tokyo 2020 ke tahun depan, menandai untuk pertama kalinya pesta olahraga tersebut ditunda sepanjang sejarah.

    Menurut lansiran Time, ajang multicabang itu rutin digelar setiap empat tahun sekali sejak pertama kali dilangsungkan di Athena, Yunani, pada 1896 silam.

    Kendati sebelumnya tidak pernah ditunda, sejarah mencatat setidaknya Olimpiade pernah tiga kali dibatalkan yang semuanya selalu berhubungan dengan kondisi perang.
      
    Pembatalan pertama terjadi pada 1916, ketika Jerman yang sudah terpilih menjadi tuan rumah disibukkan dengan keterlibatan mereka dalam Perang Dunia I yang berlangsung sejak Juli 1914 hingga November 1918. Lantas Perang Dunia II yang berlangsung 1939 -- 1945 praktis membuat dua edisi Olimpiade tak digelar sama sekali.
      
    Tokyo dan Sapporo sedianya menjadi saksi penyelenggaraan perdana Olimpiade di Asia pada 1940, tetapi Jepang kala itu tengah berperang melawan Tiongkok sejak Juli 1937.
      
    Pemerintah Jepang akhirnya mengundurkan diri dari tuan rumah Olimpiade sembari mengklaim mengalami kerugian besar pascaperang. Olimpiade 1940 kemudian dipindahkan ke Helsinki, Finlandia oleh IOC. Akan tetapi, Perang Dunia II yang masih berkecamuk memaksa penyelenggaraan Olimpiade 1940 di Helsinki juga batal.
      
    Tak jauh berbeda, nasib serupa juga terjadi pada Olimpiade Musim Panas 1944 London karena Perang Dunia II masih berlangsung. Meski dibatalkan, London, Helsinki, dan Tokyo tetap menjadi tuan rumah pesta olahraga tersebut pada masa mendatang.
      
    London menyelenggarakan Olimpiade 1948, Helsinki empat tahun kemudian dan Tokyo akhirnya menjadi tuan rumah Olimpiade 1964.
      
    Pada 2013, Tokyo kembali dipercaya menjadi tuan rumah Olimpiade 2020, membuatnya jadi kota Asia pertama yang dua kali mendapat kehormatan itu. Tokyo sukses menyisihkan Istanbul (Turki) dan Madrid (Spanyol) dalam tahap akhir pencalonan diri.
      
    Sayangnya, Tokyo dipaksa menanti setidaknya satu tahun untuk kembali jadi pusat perhatian masyarakat olahraga sedunia, sebab Olimpiade 2020 harus ditunda di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap pandemi global virus korona (Covid-19). 
      
    Langkah itu dicapai sebagai keputusan bersama Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Presiden IOC Thomas Bach demi mengutamakan keselamatan para atlet, penonton dan semua pihak yang terlibat di dalam Olimpiade Tokyo.
      
    "Kami menanyakan pada Bach untuk mempertimbangkan penundaan selama satu tahun agar nantinya semua atlet bisa bermain dalam kondisi terbaik dan memastikan agenda ini berlangsung aman bagi penonton," kata Abe. 
      
    "Presiden Bach mengatakan bahwa ia setuju 100 persen," lanjutnya. (Ant)

    Video: Pelatih Hendry Saputra Berstatus PDP Covid-19



    (ASM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id