Kunjungi Media Group, NOC Indonesia Mengajak Masyarakat Sadar Olimpiade

    Alfa Mandalika - 28 Mei 2021 18:30 WIB
    Kunjungi Media Group, NOC Indonesia Mengajak Masyarakat Sadar Olimpiade
    Ketum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari beserta jajaran KOI diterima oleh perwakilan dari Media Indonesia, Metro TV, dan Medcom.id, Jumat 28 Mei 2021. (Foto: medcom.id/Achmad Firdaus)



    Jakarta: Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) melakukan kunjungan ke kantor Media Group. Kunjungan Ketum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari beserta jajaran KOI diterima oleh perwakilan dari Media Indonesia, Metro TV, dan Medcom.id, Jumat 28 Mei 2021.

    Raja Sapta Oktohari juga menjelaskan cabang olahraga unggulan Indonesia untuk Olimpiade Tokyo,

     



    "Yang utama adalah bulu tangkis. Setelah itu ada angkat besi, panahan, dan ada cabor lain juga yakni surfing, tapi masih kualifikasi," kata Okto, sapaan karib Raja Sapta.

    Selain menyampaikan persiapan kontingen Indonesia jelang Olimpiade Tokyo Juli mendatang, Okto juga mengajak masyarakat untuk sadar Olimpiade. Apalagi, Indonesia ikut bidding sebagai tuan rumah Olimpiade 2032.

    "Dalam melakukan sosialisasi Keppres Bidding Olimpiade, kami mengapresiasi Media Group yang selalu mendukung, bahkan sudah membuat program tentang Olimpiade Tokyo sejak 24 Mei kemarin," ujar Okto.

    "Kami juga sekaligus ingin menjelaskan gerakan yakni gerakan sadar Olimpiade, ini akan membawa kita sampai ke 2023, tantangan terbesar bukan mencari atlet, tapi bagaimana memberikan pengertian kepada orang tua, bagaimana anaknya bisa menjadi atlet yang baik," sambungnya.

    Sebelumnya, Komite Olimpiade Internasional (IOC) memberikan apresiasi positif terhadap kinerja Indonesia dalam proses pencalonan tuan rumah Olimpiade 2032. Hal ini diutarakan Ketua Komisi Tuan Rumah Olimpiade Masa Depan IOC Kristin Kloster Aasen pada rapat virtual lanjutan bersama Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Selasa 25 Mei 2021 malam WIB. 

    "Kami mendapat gestur positif dari Aasen. Beliau terkesan dengan presentasi Indonesia dan dinilai memiliki progres yang cepat sejak paparan pertama pada Februari lalu," kata Okto.

    Okto, sapaan karib Raja Sapta, memimpin paparan Indonesia di hadapan Komisi Tuan Rumah Masa Depan Olimpiade IOC. Ia didampingi Sekretaris Jenderal NOC Indonesia ex-officio Wasekjen Pelaksana INABCOG Ferry J Kono, Wasekjen I NOC Indonesia Wijaya Noeradi, Wasekjen IV NOC Indonesia Daniel Loy, anggota Komisi Eksekutif Teuku Arlan Perkasa, Rafiq Hakim Radinal, Indra Gumulya,  serta Richard Sam Bera, Desra Firza Ghazfan, Bernie Djonoputro, dr Nino Susanto, dan Idham Bachtiar Setiadi.

    Mereka mempresentasikan progres yang telah dikerjakan Indonesia dalam mengikuti proses bidding tuan rumah Olimpiade 2032. Selain paparan terkait kesiapan sejumlah venue serta rancangan proyek Olimpiade, Indonesia juga menjelaskan Grand Design Pembinaan Prestasi Olahraga yang disusun Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) hingga 2045. 
     
    "Grand Design yang telah dibuat Kemenpora menjadi sorotan dan poin positif di mata IOC. Secara keseluruhan, Komisi Tuan Rumah Olimpiade Masa Depan mengatakan tidak menemukan kesalahan dalam proposal bidding Indonesia. Mereka juga menyatakan bahwa kita adalah kandidat yang sangat baik untuk menjadi tuan rumah Olimpiade usai melihat potensi besar yang ada di Indonesia," ujar Okto.

    (ASM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id