Mencari Juara Baru Srikandi Cup Musim 2018-2019

    Rendy Renuki H - 21 April 2019 21:43 WIB
    Mencari Juara Baru Srikandi Cup Musim 2018-2019
    Jumpa pers babak playoffs Srikandi Cup 2018-2019 (Istimewa)
    Jakarta: Yogyakarta akan menjadi saksi sejarah hadirnya juara baru Srikandi Cup musim 2018-2019 setelah absennya juara bertahan, Surabaya Fever. Juara baru ajang bola basket putri tertinggi di Indonesia yang kini menggunakan format kompetisi liga tersebut akan ditentukan pada babak playoffs di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, 22-27 April 2019.

    Deddy Setiawan, Ketua Koordinator Srikandi Cup menjelaskan mekanisme playoffs terbagi dalam dua pool. Di mana masing-masing pool akan diambil dua tim peringkat satu dan runner-up yang akan dipertemukan di babak semifinal dengan pool yang lainnya (juara melawan runner-up).

    Pool A di isi peringkat 1, 2, 7 reguler season yakni Merpati Bali, Sahabat Semarang, dan Flying Wheel Makassar. Sedangkan pool B dihuni tim peringkat 3, 4, 5, 6 yakni Tanago Friesian Jakarta, Tenaga Baru Pontianak, Scorpio Jakarta, dan GMC Cirebon.

    "Dengan format kompetisi liga musim ini dan juga playoffs yang telah disepakati bersama, akan menjadi suguhan pertandingan yang ketat, karena setiap game ibarat partai hidup-mati yang sangat menentukan, " ujar Deddy Setiawan lewat keterangan pers yang diterima Medcom.id, Minggu 21 April.

    Ketatnya persaingan playoffs juga menjadi catatan penting bagi semua tim, demi meraih hasil yang maksimal. Seperti yang diungkapkan kapten tim Tenaga Baru Pontianak, Fanny Kalumata. Ia bertekad akan berjuang keras demi meraih kemenangan di setiap pertandingan babak playoffs yang akan mereka mainkan.

    "Tenaga Baru Pontianak optimistis ambil kesempatan di setiap game yang akan kita hadapi nanti di babak playoffs, karena dengan persiapan sekarang yang lebih baik dan lengkap, harusnya kita lebih bagus lagi dari seri-seri sebelumnya," kata Fanny yang mempunyai senjata andalannya yakni gerakan eurostep.

    Ia menilai, dua tim yang berpeluang besar berbicara banyak musim ini adalah Merpati Bali dan Sahabat Semarang. Namun fokus terbesarnya saat ini adalah mengamankan posisi timnya agar bisa lolos ke babak semifinal.

    Mendapat pujian dari lawan, kapten tim Merpati Bali Helena Tumbelaka, tidak ingin larut dalam euforia berlebihan. Menurutnya, nuansa playoffs tidak sama dengan seri reguler, setiap tim pasti akan mawas diri dalam melakoni seri yang sangat krusial ini.

    "Sudah pasti playoffs berbeda. Opini yang mengatakan kami akan menjadi menjadi juara, mungkin karena musim lalu kita peringkat dua dan musim ini Surabaya Fever absen. Kita tidak terbebani, justru merasa tertantang. Kami tidak mau disebut tim juara cuma karena Fever absen, tapi Merpati ingin juara karena kami memang pantas disebut tim juara."

    "Tapi syaratnya kita harus membuktikan itu di pertandingan akhir nanti. Menatap playoffs, kemarin kami banyak latihan untuk memperbaiki kelemahan di seri tiga kemarin. Yang pasti di playoffs ini Merpati Bali akan perform lebih baik," tegas Helena.

     



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id