Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas 2020, Taufik Hidayat: Seperti Makan Kurang Garam

    Sri Yanti Nainggolan - 18 Oktober 2021 11:14 WIB
    Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas 2020, Taufik Hidayat: Seperti Makan Kurang Garam
    Taufik Hidayat. (Foto: Antara/Izaac Mulyawan)



    Jakarta: Mantan pebulu tangkis nasional Taufik Hidayat menyayangkan tidak dikibarkannya bendera Merah Putih ketika tim bulu tangkis Indonesia menjuarai Piala Thomas 2020, di Aarhus, Denmark, Minggu, 17 Oktober 2021. 

    Bendera logo Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menggantikan Sang Merah Putih bertengger dengan empat bendera negara lain yakni Tiongkok, Jepang, dan Denmark saat upacara pemenangan turnamen Piala Thomas 2020. 

     



    Hal ini terkait sanksi dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA) sehingga bendera Merah Putih tidak dapat dikibarkan bersamaan dengan berkumandangnya lagu Indonesia Raya. Sebagai gantinya bendera PBSI yang dikibarkan.

    "Sangat disayangkan, rasanya seperti makan kurang garam. Biasanya kan Merah Putih dikibarkan bersamaan dengan lagu Indonesia Raya," kata Taufik Hidayat dilansir dari Antara, Senin, 18 Oktober 2021. 

    "Saya yakin mereka sudah tahu kondisi ini, tetapi bagus mereka tidak terpengaruh. Biar masalah ini negara yang mikirin," lanjut Juara Olimpiade Athena 2004 tersebut. 

    Tim Indonesia memenangkan Piala Thomas (dok. PBSI)
    Tim Indonesia memenangkan Piala Thomas (dok. PBSI)
     
    Taufik Hidayat, yang juga anggota tim Piala Thomas yang menjuarai 19 tahun lalu itu, berharap pemerintah segera menyelesaikan masalah sanksi WADA tersebut.

    "Saya berharap ini bisa cepat selesai. Pemerintah harusnya malu, dulu gembar-gembor ingin jadi tuan rumah Piala Dunia, tuan rumah Olimpiade, tapi ngurus kayak gini saja enggak bisa. Jangan sampai kita kayak Rusia," tutur Taufik Hidayat. 

    Mantan pemain ganda putra nasional Candra Wijaya juga menilai sanksi tersebut memalukan. 

    "Ironis, pada saat merayakan kemenangan Thomas Cup, Merah Putih tidak bisa berkibar, memalukan," ujar Candra Wijaya yang dihubungi di Jakarta, Minggu malam.

    Baca: Alasan Merah Putih Tak Berkibar saat Indonesia Juara Piala Thomas 2020

    Candra, juara Olimpiade Sydney 2000 berpasangan dengan Tony Gunawan, adalah salah satu pemain yang ikut menjuarai Piala Thomas pada 2002, terakhir kali Indonesia memenangi kejuaraan dunia beregu putra tersebut.

    Sebelumnya, Indonesia bersama Korea Utara dan Thailand dinyatakan tidak patuh oleh Badan Antidoping Dunia (WADA) sehingga dijatuhi sanksi.

    Salah satu sanksinya adalah atlet dari tiga negara tersebut masih diizinkan turun di kejuaraan regional, kontinental, dan dunia, namun tidak bisa mengibarkan bendera nasional mereka selain di olimpiade.

    (SYN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id