Resmi, Zainudin Amali jadi Menpora Baru

    Patrick Pinaria - 23 Oktober 2019 09:54 WIB
    Resmi, Zainudin Amali jadi Menpora Baru
    Menpora RI Zainudin Amali (Foto: Antara/Puspa Perwitasari)
    Jakarta: Zainudin Amali resmi ditunjuk sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia (RI) baru. Kepastian itu diumumkan oleh Presiden Joko Widodo saat memperkenalkan menteri-menteri di kabinet barunya di Istana Merdeka, Rabu 23 Oktober.

    Langkah Zainudin ditunjuk sebagai menpora baru sudah tercium sejak Selasa 22 Oktober. Saat itu, ia mengunjungi Kompleks Istana Kepresidenan untuk memenuhi panggilan Jokowi.

    Sinyalnya menjadi menpora juga semakin kuat setelah Zainudin mengungkapkan pembahasannya dengan Jokowi usai pertemuan tersebut. Ia mengaku membahas upaya peningkatakn prestasi di bidang olahraga.

    "Saya diminta memperhatikan pengembangan SDM kita terutama kreativitas-kreativitas anak muda kita dan juga bidang-bidang olahraga yang masih harus kita dorong untuk bisa berprestasi baik di tingkat internasional, regional. Dan tentu pembinaan di dalam negeri harus juga lebih diperhatikan," ujar Zainuddin.

    Kini, Zainudin resmi menjadi menpora baru Indonesia. Tugas berat sudah menanti Zainudin. Salah satunya adalah membantu meningkatkan kualitas persepakbolaan nasional. Hal itu pun sempat disampaikan Jokowi saat mengumumkan menteri-menteri baru di periode keduanya sebagai Presiden RI.

    "Sepakbolanya, Pak," kelakar Jokowi, menitipkan nasib persepakbolaan Indonesia.

    Entah apa yang menjadi alasan Jokowi menunjuk Zainudin sebagai menpora. Mengingat, ia belum punya pengalaman di bidang olahraga. 

    Namun, Zainudin punya rekam jejak bagus di bidang politik. Ia pernah menjadi anggota DPR dari Golkar tiga kali berturut dengan daerah pemilihan (Dapil) yang berbeda. Dia menjadi anggota DPR RI periode 2004-2009 dapil Provinsi Gorontalo, 2009-2014 mewakili Jawa Timur, dan 2014-2019 Dapil Madura.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menunjuk Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Muhammad Hanif Dhakiri sebagai Plt Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menggantikan Imam Nahrawi. Imam telah mengundurkan diri setelah ditetapkan tersangka kasus korupsi.
     
    KPK menetapkan Imam sebagai tersangka kasus dugaan suap penyaluran bantuan dari pemerintah melalui Kemenpora pada KONI Tahun Anggaran 2018. Imam dijerat bersama asisten pribadinya Miftahul Ulum.
     
    Imam dan Miftahul diduga menerima Rp14,7 miliar. Imam juga disinyalir meminta uang Rp11,8 miliar selama 2016-2018. Total dugaan penerimaan Imam mencapai Rp26,5 miliar.
     
    Uang itu diduga sebagai komitmen fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI kepada Kemenpora TA 2018. Uang tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Menpora dan pihak lain yang terkait.


    Video: Petinju AS Meninggal Dunia Usai Dipukul KO

     



    (PAT)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id