Diserbu Pelari, 3 Kategori BPJS Ketenagakerjaan Relay Marathon Habis

    M Studio - 28 November 2019 13:33 WIB
    Diserbu Pelari, 3 Kategori BPJS Ketenagakerjaan Relay Marathon Habis
    BPJS Ketenagakerjaan Relay Marathon 2019 akan diselenggarakan di Jakarta pada 5 Desember (Foto:Dok)
    Jakarta: Jelang penyelenggaraan BPJS Ketenagakerjaan Relay Marathon 2019 pada 5 Desember, tiga kategori telah habis (sold out). Walau begitu, masih tersedia dua kategori lainnya bagi Anda yang belum mendaftar.

    Kategori yang telah sold out yaitu Family Run, 10K, dan 21K. Ketiga kategori tersebut sold out dalam waktu 1 minggu sejak pendaftaran dibuka pada 16 November.

    Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga Irvansyah Utoh Banja mengatakan pihaknya masih membuka pendaftaran untuk dua kategori yang tersisa.

    "Tenang saja, masih ada dua kategori yang tersedia, yaitu 42K relay marathon dan kategori spesial, wheelchair fun race dengan jarak 4,2K," kata Utoh.

    Gelaran kegiatan serupa sebelumnya pernah digagas oleh BPJS Ketenagakerjaan pada 2015 di 11 kota di Indonesia. 

    "Tahun 2015, kami menyelenggarakan lomba lari sejauh 5K di 11 kota, dengan total pelari yang berpartisipasi sebanyak lebih dari 15 ribu pelari", tuturnya. 

    Untuk lomba lari tahun ini, BPJS Ketenagakerjaan mengangkat konsep relay marathon, yaitu empat pelari harus menyelesaikan rute sejauh 42 kilometer yang dibagi kepada empat pelari.

    "Bahasa lebih lazimnya mungkin bisa dikatakan sebagai lomba lari estafet, karena pelari selanjutnya baru bisa melanjutkan lomba saat pelari sebelumnya berhasil menyelesaikan rute sekitar 10,5 kilometer," tutur Utoh. 

    Utoh menjelaskan ajang lomba lari relay marathon dapat dijadikan sebagai sarana untuk membangun teamwork bersama rekan kerja atau komunitas dan adu kekompakan, serta strategi untuk menaklukkan rute 42K. 

    "Ajang relay marathon ini juga digagas agar menjadi sarana adu strategi dan ketangkasan bagi tim pelari yang mewakili perusahaan, organisasi, hingga instansi pemerintah, yang merupakan stakeholder BPJS Ketenagakerjaan," katanya.

    Guna menghindari risiko pelari terpapar suhu udara panas siang hari, BPJS Ketenagakerjaan berkoordinasi dengan Indonesia Muda Road Runner selaku Race Management agar kejadian tersebut dapat diantisipasi. 

    "Untuk Gun Time sebisa mungkin akan dilakukan lebih awal, terutama untuk 42K relay. Oleh karena itu peserta diharapkan hadir di lokasi lebih awal. Secara resmi venue dibuka mulai pukul 04.00 dan fasilitas untuk salat subuh bagi para pelari yang muslim akan dipersiapkan agar bisa beribadah sebelum race dimulai," ucap Utoh.

    Salah satu cara mengantisipasi suhu panas Jakarta, akan disediakan hydration point atau water station setiap 2,5 kilometer. Petugas medis dan marshall yang berjaga akan selalu waspada jika ada peserta lomba yang dehidrasi ataupun mengalami heat stroke. 

    "Kami juga mengimbau agar semua pelari berlari sesuai kemampuan masing-masing dan jangan terlalu memaksakan diri. Cut off time yang kami berikan dirasa cukup, yaitu enam jam untuk relay marathon ini," tutur Utoh.

    Ajang BPJS Ketenagakerjaan Relay Marathon 2019 sekaligus menjadi wadah untuk memperkenalkan sapaan BP Jamsostek dengan tujuan mempermudah publik mengenalinya sebagai penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan. 

    Acara akan makin semarak dengan penampilan Project Pop dan DJ Yasmin, dipandu oleh Reza Candika dan Melanie Putria.

    Ayo, segera daftarkan diri Anda dan tim melalui www.bpjamsostekrun.com.



    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id