Forki Tuntut Inkanas Persiapkan Karateka Tebaik Tembus Olimpiade

    Rendy Renuki H - 15 Februari 2020 20:04 WIB
    Forki Tuntut Inkanas Persiapkan Karateka Tebaik Tembus Olimpiade
    Pembukaan Rakernas Inkanas 2020 di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (15/2) (Ist)
    Jakarta: Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB Forki) menuntut Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) mempersiapkan karateka terbaiknya menembus Olimpiade 2020 Tokyo.

    Forki ingin prestasi SEA Games 2019 Manila bisa diulang Inkanas di Olimpiade 2020 Tokyo. Di mana Inkanas mampu menyumbang medali emas dari Karate atas nama Krisda Putri Aprilia di kelas Kata perorangan. 

    Olimpiade 2020 Tokyo pun diharapkan bisa mejadi ajang pembuktian karateka Indonesia. Pasalnya, untuk pertama kalinya cabang olahraga karate akan dipertandingkan di Olimpiade yang digelar 24 Juli hingga 9 Agustus.

    "Dua medali emas SEA Games 2019, satu di antaranya dari Inkanas atas nama Krisda Putri. Prestasi itu jangan membuat kita berpuas diri, tantangan kita cukup berat, Olimpiade Tokyo 2020 di depan mata," kata Wakil Ketua Umum Satu PB Forki, Letnan Jendral TNI Besar Harto Karyawan saat Rakernas Inkanas di Jakarta Selatan, Sabtu 15 Februari. 

    Menurutnya, tantangan di Olimpiade Tokyo semakin berat, karena dari enam nomor yang dipertandingkan, ada satu nomor yang hanya diikuti delapan karateka saja. Sehingga sangat selektif dan minim sekali pemilihannya.

    "Oleh karena itu dalam Rakernas ini saya mengimbau dilakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap program kerja yang sudah dilaksanakan," sambungnya. 

    Inkanas akan menggelar Rakernas selama dua hari hingga Minggu 16 Februari. Rakernas yang dihadiri seluruh pengurus daerah (Pengda) Inkanas seluruh Indonesia itu membahas sejumlah agenda, termasuk pembinaan prestasi.

    "Rakernas ini untuk mengevaluasi program kerja yang sudah dilaksanakan, dan konsolidasi program yang belum dilaksanakan. Kita juga menyiapkan terobosan menghadapi persaingan ke depan," kata Ketua Inkanas Jenderal Pol (purn) Badrodin Haiti.

    "Atlet kita cukup banyak, saat ini terdata 55 ribu, itu belum semua. Itu kan potensi luar biasa untuk olahraga bela diri kita. Karena itu bagaimana kita bisa menemukan atlet yang punya talenta untuk kita maksimal dan promosikan ke tingkat regional dan dunia," pungkasnya.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id