Tak Ada Kotak Hitam di Helikopter 'Maut' Kobe Bryant

    Rendy Renuki H - 28 Januari 2020 13:35 WIB
    Tak Ada Kotak Hitam di Helikopter 'Maut' Kobe Bryant
    Lokasi jatuhnya helikopter yang ditumpangi oleh Kobe Bryant (AFP/MARK RALSTON)
    Jakarta: Anggota Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NSTB) Los Angeles, Jennier Homendy, mengatakan tidak ada kotak hitam di dalam helikopter 'maut' yang mengalami kecelakaan saat membawa legenda NBA Kobe Bryant di Calabasas, California, AS, Minggu 26 Januari.

    Tak adanya kotak hitam di helikopter berjenis Sikorsky S-76 membuat penyelidikan terkendala. Pasalnya kotak hitam sangat membantu, di mana merekam seluruh data dan suara dalam penerbangan.

    Jennifer mengatakan helikopter nahas tersebut hanya dilengkapi komputer tablet. Alat itu digunakan pilot untuk mengetahui rencana penerbangan dan cuaca.

    "NSTB akan melihat avionik lain untuk melihat informasi apa yang dapat dikumpulkan," kata Jennifer melansir laporan CNN.

    Ia menuturkan jika lokasi kecelakaan helikopter yakni 1.085 kaki di atas permukaan laut. Puing-puing sisa kerusakan helikopter yang ditemukan timnya menurutnya berukuran 500 hingga 600 kaki.

    Ketika ditanya peluang untuk bertahan hidup dari insiden tersebut, Jennifer mengatakan sangat kecil. Sehingga bisa dipastikan daftar sembilan penumpang di manifes helikopter tersebut semuanya tewas.

    "Itu adalah kejadian kecelakaan yang sangat besar dampak kehancurannya," tutur Jennifer.

    "Ada area tumbukan di salah satu bukit dan ekor (helikopter) ada di bawah sisi kiri bukit, dan badan helikopter ada di sisi lain bukit, baling-baling utama ada sekitar 100 meter di luar area itu," pungkasnya.

    Menurutnya tim NSTB akan ada di lokasi kecelakaan selama lima hari ke depan untuk mengumpulkan bukti. Jennifer mengatakan akan segera menentukan penyabab kecelakaan tersebut.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id