Sama Seperti Zohri, Prestasi Fauzan Noor juga Bakal Diapresiasi Kemenpora

    Kautsar Halim - 19 Juli 2018 09:30 WIB
    Sama Seperti Zohri, Prestasi Fauzan Noor juga Bakal Diapresiasi Kemenpora
    Ilustrasi cabang olahraga karate. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
    Yogyakarta: Lalu Muhammad Zohri bukan satu-satunya atlet Indonesia yang mampu mengukir prestasi internasional dengan latar belakang ekonomi buruk. Belakangan ini, ramai dikabarkan juga ada Fauzan Noor yang bernasib serupa.

    Lalu yang berasal dari Lombok sukses menjadi yang tercepat dalam nomor lomba lari 100 meter di ajang Kejuaraan Dunia Atletik Junior U-20. Pencapaian itu langsung mendapat perhatian secara moril maupun materiil oleh pemerintah dan berbagai lembaga lainnya. 

    Di tengah ramainya euforia kemenangan Lalu, muncul informasi yang menyebutkan bahwa Banjarmasin juga punya Fauzan Noor yang mengharumkan nama Indonesia lewat cabang olahraga karate. Prestasi itu diraih ketika memainkan nomor kumite (tarung) di ajang International Traditional Karate Federation yang berlangsung di Praha, Republik Ceko pada awal 2018 lalu.

    Klik: Rahasia Muhammad Zohri Menang di Kejuaraan Dunia

    Namun sayangnya, prestasi Fauzan tidak mendapat perhatian besar seperti Zohri. Ia malah ramai diperbincangkan di dunia maya tetap bernasib kurang beruntung di Banjarmasin sampai dengan saat ini.  

    Kemenpora selaku institusi olahraga tertinggi Tanah Air tidak diam saja dengan kabar tersebut. Mereka bahkan meminta maaf karena terlambat memberikan apresiasi dan siap memanggil pengurus cabang olahraga yang terkait untuk merealisasi pemberian penghargaan untuk Fauzan.

    "Menpora Imam Nahrawi pada tanggal 18 Juli 2018 malam telah memutuskan untuk memberikan apresiasi pada atlet Fauzan Noor dalam waktu dekat ini," tulis sebuah pernyataan dalam rilis yang diedarkan Humas Kemenpora pada Kamis 19 Juli dini hari WIB. 

    "Menpora juga memerintahkan untuk memanggil sesegera mungkin pengurus Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI), Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), atlet yang bersangkutan (Fauzan Noor) serta pelatihnya," tambah pernyataan tersebut.

    "Namun demikian, atas keterlambatan pemberian apresiasi dan koordinasi pada Fauzan Noor ini Kemenpora menyampaikan permohonan maaf," lanjut pernyataan itu.

    Klik: Bukan Sprinter Top yang Menginspirasi Muhammad Zohri

    Tidak dijelaskan lebih detail tentang jenis penghargaan apa saja yang bakal diberikan kepada Fauzan. Namun, salah satu poin rilis Humas Kemenpora itu menyebutkan hadiahnya bisa berupa beasiswa, asuransi, pekerjaan, kenaikan pangkat luar biasa, tanda kehormatan, kewarganegaraan, warga kehormatan, jaminan hari tua, kesejahteraan, atau bentuk penghargaan lain yang bermanfaat.

    Sejauh ini, Menpora hanya disebutkan sudah menelepon langsung Kepala Dispora Kalimantan Selatan. Tujuannya untuk memastikan bahwa Fauzan Noor bisa mendapat pekerjaan yang lebih layak di Banjarmasin.









    (KAU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id